
Hedi Yunus, Aktif Bergerak
Penyanyi Hedi Yunus tetap aktif membantu sesama di masa pandemi Covid-19 melalui kegiatan amal di media sosial. Ia mengadakan garage sale di Instagram, menjual barang pribadi, dan menyumbangkan hasilnya lewat Gabungan Artis dan Seniman Sunda yang dipimpin Melly Goeslaw. Hedi juga memberdayakan penjahit langganannya untuk membuat masker batik yang dibagikan melalui Aliansi Kemanusiaan Indonesia. Selain itu, anggota grup Kahitna ini menggelar konser daring dari rumah untuk menggalang donasi. Di tengah kesibukan sosialnya, Hedi menjaga kebugaran dan menekankan pentingnya kebahagiaan agar semua tantangan bisa dihadapi dengan baik.
*****
Berbagai acara amal dalam bentuk konser musik hingga seminar daring kini banyak ditemukan di media sosial. Penyanyi Hedi Yunus (51) termasuk salah satu penyanyi yang tidak berhenti bergerak untuk mengumpulkan bantuan secara mandiri melalui akun di media sosial untuk orang-orang yang terdampak pandemi global Covid-19 dan membutuhkan bantuan.
”Enggak tahu kenapa, saat mulai nganggur ini malah jadi lebih aktif. Hari-hari selalu berpikir, gue bisa ngapain lagi, ya. Sampai akhirnya, beberapa waktu lalu, saya ingat punya barang-barang yang bisa dijual. Jadi, deh, saya bikin garage sale di Instagram. Ada teaser dulu beberapa hari sebelumnya. Dalam satu jam, habis dan hasilnya lumayan untuk disumbangkan,” ungkap Hedi, di Jakarta, Minggu (19/4/2020).
Melalui Gabungan Artis dan Seniman Sunda yang sudah berjalan selama 10 tahun ini, Hedi menitipkan sumbangan tersebut. Kelompok yang dipimpin Melly Goeslaw ini terbilang aktif membuat kegiatan amal. Gerakan ini juga menginisiasi dan memberi bantuan saat terjadi bencana di sejumlah daerah di Indonesia.
Hedi juga menggandeng penjahit langganannya yang kehilangan pesanan untuk membuat masker kain yang dibagikan kepada orang yang membutuhkan. Masker batik itu disalurkan lewat Aliansi Kemanusiaan Indonesia. Sebagai musisi, anggota kelompok musik Kahitna ini juga menggelar konser musik kecil-kecilan secara daring di rumah dan membuka kesempatan berdonasi bagi yang menonton.
Di tengah aktivitas sosial, Hedi pun berbagi cerita kegiatan sehari-hari, yakni olahraga di rumah. ”Dalam kondisi seperti ini, yang terpenting adalah bahagia. Kalau kita bahagia, semua akan teratasi,” ujar Hedi.
Sumber: Kompas edisi 26 April 2020 di halaman 6 dengan judul “Aktif Bergerak”.
Leave a Reply