
AB Susanto, Manajemen Bela Negara
AB Susanto, Guru Besar FEB UPN Veteran Jakarta, menekankan bahwa negara yang kuat didukung rakyatnya. Menjelang acara Indonesia Business Leadership di Kompas TV (22/5/2020), ia memperkenalkan bukunya, Manajemen Bela Negara, yang menegaskan bela negara bukan hanya fisik, tetapi peran luas setiap warga, terutama di masa pandemi. Buku itu berangkat dari pidato pengukuhannya mengenai peran bisnis keluarga dalam bela negara. Kini, Susanto mengambil peran tut wuri handayani, menyerahkan kepemimpinan usahanya kepada generasi muda, termasuk putrinya, Patricia, yang dinilainya lebih lincah dalam menjalankan tanggung jawab bela negara.
*****
”Negara yang kuat adalah negara yang didukung oleh rakyatnya.” Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta AB Susanto mengingatkan hal itu menjelang pengambilan gambar untuk acara Indonesia Business Leadership di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Jumat (22/5/2020).
Pada acara yang ditayangkan hari Selasa (26/5/2020) malam itu, AB Susanto tak berbicara tentang kepemimpinan di bidang bisnis saja, seperti yang selama ini dilakukannya. Walaupun dikenal sebagai ahli manajemen, alumnus Fakultas Kedokteran di Dusseldorf, Jerman, itu juga mengenalkan buku barunya tentang bela negara. Buku terbitan Penerbit Buku Kompas itu berjudul Manajemen Bela Negara: Pendekatan Modern Menjadi Bangsa yang Besar.
AB Susanto ditemani putrinya, Patricia Susanto, menuturkan, buku itu merupakan bentuk baru dari pidato pengukuhannya sebagai guru besar yang berjudul ”Peran Bisnis Keluarga di Dalam Manajemen Bela Negara dari Sudut Pandang Manajemen Stratejik”. Bela negara tidak hanya dengan kekuatan fisik, tetapi lebih kompleks lagi. Ketika negeri ini dilanda pandemi Covid-19, manajemen bela negara yang luas, berangkat dari keluarga, menjadi sangat relevan dan penting.
”Manajemen bela negara sangat penting saat ini. Bela negara tidak hanya bersifat fisik, keamanan, dan kedaulatan, tetapi setiap warga negara harus bisa berperan serta,” lanjut pemimpin The Jakarta Consulting Group itu.
Dalam konteks bela negara itu, AB Susanto yang juga lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu lebih berperan tut wuri handayani kini. Ia menyerahkan kepemimpinan usahanya kepada putrinya dan anak-anak muda. Mereka yang lebih lincah untuk bela negara. Ia mendampingi di belakang.
Sumber: Kompas.id, AB Susanto Manajemen Bela Negara, 27 Mei 2020 05:00 WIB
Leave a Reply