Peter Gontha, Bangga Java Jazz
Pendiri Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020, Peter Gontha (71), merasa bangga karena pergelaran tetap berlangsung meski banyak acara besar di dunia dibatalkan akibat kekhawatiran virus Covid-19. Festival yang digelar 28 Februari–1 Maret 2020 itu dikunjungi sekitar 120.000 orang dengan 143 pertunjukan, hanya dua di antaranya batal tampil. Peter menilai ajang ini memberi dampak positif bagi perekonomian di tengah kelesuan global. Artis internasional seperti The Jacksons dan Omar Apollo turut tampil, sementara Tulus memukau penonton muda. Peter juga mengimbau warga Jakarta waspada terhadap gejala Covid-19 dan aktif melapor melalui RT/RW.
*****
Sebagai pendiri jakarta International BNI Java Java Jazz 2020 Peter Gontha (71) bangga pergelaran tetap berlangsung ketika acara besar di beberapa negara dibatalkan karena khawatir penularan virus korona Covid-19.
Selama pergelaran Jumat (28/2/2020) hingga Minggu (1/3/2020), pengunjung mencapai sekitar 120.000 orang. Dari 143 pertunjukan, menurut Peter hanya dua penampil membatalkan hadir.
Yang membuat Peter bangga, penyelenggara Java Jazz tidak hanya bicara. Meski dalam skala sangat kecil, kerja nyata penyelenggara membantu kelesuan ekonomi domestik dan internasional.
Di antara artis internasional yang tampil adalah The Jacksons dan Omar Apollo. Dari dalam negeri, pada malam terakhir penyanyi Tulus menyedot penonton yang memenuhi arena BNI Hall. Pengunjung didominasi generasi bonus demografi, berusia 20-an hingga 30-an tahun.
Dia menyampaikan harapan, semua rukun tetangga dan rukun warga di Jakarta membuat pengumuman tentang virus Covid-19 kepada warga dan menjadi pusat pelaporan bila ada warga yang sakit dengan gejala batuk, flu, radang tenggorok, demam.
Sumber: Kompas.id, Peter Gontha Bangga Java Jazz, 03 Mar 2020 05:00 WIB