
Alien Child, Penuhi Undangan PBB
Duo musisi belia asal Bali, Alien Child—kakak beradik Aya dan Lala Maranda—tetap berkarya di tengah pandemi. Mereka merilis single “Lonely Holiday”, memproduseri video klip “Possibilities” untuk Zarra Apsara, dan membuat program bincang-bincang “Redboom”. Awalnya tur ke Jawa dan undangan PBB ke New York batal akibat pandemi, tapi akhirnya PBB tetap mengadakan acara secara daring dan memberi mereka peran sebagai music producer anthem Youth Plenary 2020. Dalam karya mereka, elemen gamelan Bali tetap dipertahankan. Berasal dari keluarga musik, Aya belajar biola dan Lala vokal, serta mendapat dukungan penuh orangtua dalam berkarya.
*****
Pandemi tak menghalangi duo musisi belia asal Bali, Alien Child, untuk terus berkarya. Duo yang terdiri dari kakak beradik Aya dan Lala Maranda ini baru saja merilis single terbaru berjudul “Lonely Holiday”. Mereka juga menjadi produser dan sutradara video klip lagu “Possibilities” yang dinyanyikan Zarra Apsara, serta membuat program bincang-bincang “Redboom”.
Usai tur di Pulau Jawa untuk promosi album kedua pada awal pandemi lalu, mereka seharusnya lanjut ke New York memenuhi undangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Alien Child diminta mewakili Indonesia sebagai panelis dan penampil dalam “Youth Plenary 2020”.
Akibat pandemi, separuh dari tur Jawa maupun undangan dari PBB ke New York pun dibatalkan. “Kami sebenarnya sudah ikhlaskan, tiba-tiba dikontak lagi sama PBB dan dikasih tahu kalau acara akan tetap jalan, tapi online. Kabar yang lebih menggembirakan, Alien Child juga diberi kepercayaan jadi music producer-nya,” ujar Lala, Jumat (4/12/2020).
Alien Child dipercaya sebagai produser untuk proyek musik kolaborasi yang menggarap anthem Youth Plenary PBB 2020, bersama artis-artis dari berbagai negara seperti Tanzania, Kenya, dan Amerika Serikat. Dalam proyek bersama PBB maupun beberapa lagunya, Alien Child tetap memasukkan elemen gamelan Bali dalam musiknya.
“Kami sangat bangga menjadi orang Indonesia, apalagi orang Bali, dan tidak akan terlepas dari tradisi, walaupun mayoritas karya Alien Child dalam bahasa Inggris,” kata Lala.
Sempat menetap di Kanada dan baru kembali ke Indonesia pada 2013, sejak kecil, Aya sudah belajar biola sedangkan Lala belajar menyanyi dibimbing ibunya, Heny Janawati yang juga Penyanyi Opera.
“Kalau tantangan dalam bermusik pasti ada, tapi karena kami menjalani passion dan juga dapat support penuh dari orangtua, tantangan itu tidak terasa jadinya, kami sangat enjoy dan percaya sama yang namanya berproses,” tambahnya.
Sumber: Kompas.id, Alien Child Penuhi Undangan PBB, 16 Des 2020 05:04 WIB
Leave a Reply