Pangeran Harry, Takut Sejarah Terulang
Pangeran Harry dan Meghan Markle berbagi kisah hidup mereka dalam wawancara besar dengan Oprah Winfrey, tayang resmi 7 Maret 2021. Mereka menceritakan kehidupan sebagai anggota Kerajaan Inggris, pernikahan, keluarga, filantropi, serta tekanan media yang membuat Harry khawatir sejarah Putri Diana terulang. Sejak mundur sebagai anggota senior kerajaan pada 8 Januari 2020, pasangan ini mandiri secara finansial, tinggal antara Inggris dan Amerika Serikat, serta melepaskan gelar dan pangkat kehormatan militer Harry. Meghan pernah menerima kritik rasis. Wawancara juga mengungkap kebahagiaan mereka menanti kelahiran anak kedua mereka, adik Archie Harrison.
******
Pangeran Harry dan istrinya, Meghan, memutuskan untuk bercerita tentang keputusan hidup mereka dalam sesi wawancara bersama pembawa acara ternama, Oprah Winfrey. Wawancara ini adalah siaran besar pertama mereka sejak mundur dari Kerajaan Inggris tahun lalu.
Cuplikan awal wawancara Harry dan Meghan, bertajuk ”Oprah with Meghan and Harry: A CBS Primetime Special”, telah keluar di akun Youtube CBS, Minggu (28/2/2021), waktu setempat. Acara ini akan disiarkan secara resmi pada 7 Maret 2021.
Dalam cuplikan ini, Harry dan Meghan secara blak-blakan menjelaskan perjalanan hidup mereka semenjak menikah pada 19 Mei 2018. Mereka berbicara, antara lain, tentang hidup sebagai anggota keluarga kerajaan, pernikahan, keluarga, kegiatan filantropi, keputusan mundur dari tugas kerajaan, tekanan publik dan media, serta perpindahan ke Amerika Serikat.
”Kekhawatiran terbesar saya adalah sejarah terulang kembali,” kata Harry, merujuk pada tekanan publik dan media massa yang membuat hidup ibunya, Putri Diana, menderita bahkan meninggal.
Meskipun dirinya dan Meghan melalui jalan yang tidak mudah, Harry bersyukur masih bisa menjaga keluarga kecilnya. Bahkan, keduanya kini tengah menanti kelahiran bayi kedua yang akan menjadi adik dari Archie Harrison Mountbatten-Windsor.
”Selama ini sangat sulit bagi kami berdua, tetapi setidaknya kami memiliki satu sama lain,” ujar Harry, yang disetujui Meghan.
Pada 8 Januari 2020, Harry dan Meghan mengumumkan mundur dari tugas mereka sebagai anggota senior Kerajaan Inggris. Pasangan bergelar Duke dan Duchess of Sussex ini memutuskan untuk mandiri secara finansial dan menghabiskan waktu antara Inggris dan Amerika Utara.
Alhasil, Meghan dan Harry tidak akan lagi mengawasi patronage, berbagai jenis badan amal di bawah Kerajaan Inggris. Harry bahkan kehilangan pangkat militer kehormatannya. Keduanya juga tidak akan mencantumkan gelar Yang Mulia, tetapi bisa tetap memiliki gelar ini.
Keputusan kontroversial tersebut muncul setelah Harry dan Meghan menyampaikan ketidaksukaan mereka terhadap tekanan publik yang muncul kepada Meghan. Ia bahkan menerima kritik bersifat rasis. Meghan adalah mantan artis berketurunan Afrika-Amerika.
Sumber: Kompas.id, Pangeran Harry Takut Sejarah Terulang, 04 Mar 2021 03:28 WIB
Leave a Reply