Mondo Gascaro, Beradaptasi dengan Pandemi
Mondo Gascaro berkontribusi dalam mini album Lagu Baru dari Masa Lalu Volume 1, kolaborasi Irama Nusantara dan MLDSPOT. Ia mengaransemen ulang “Kisah Insani” dan berduet dengan Andien; lagu ini dulu dipopulerkan Chrisye dan Vina Panduwinata. Proyek ini melibatkan sejumlah musisi lain dan diharapkan membantu keberlanjutan Irama Nusantara. Selama pandemi, Mondo—pemilik album RajaKelana—tetap produktif menyiapkan karya. Ia menilai industri musik rentan karena bergantung pada panggung, sementara pendapatan digital belum memadai, sehingga rilisan fisik tetap penting sebagai penanda momentum.
*****
Penyanyi dan pencipta lagu Mondo Gascaro (45) berkontribusi di mini album hasil kolaborasi Irama Nusantara dan MLDSPOT bertajuk Lagu Baru dari Masa Lalu Volume 1. ”Saya kebetulan kebagian satu lagu, ’Kisah Insani’. Aransemennya baru, duet sama Andien,” ujar Mondo dalam wawancara melalui telepon akhir Mei 2021. ”Kisah Insani” adalah lagu yang dipopulerkan oleh Chrisye dan Vina Panduwinata.
Selain Mondo dan Andien, ada Dhira Bongs yang membawakan ”Walau dalam Mimpi”, Kurosuke yang membawakan ”Senja dan Kahlua”, Aya Anjani feat Parlemen Pop membawakan ”Terbanglah Lepas”, serta Vira Talisa yang berkolaborasi dengan Adoria membawakan ”Dunia yang Ternoda”. Adoria adalah jawara kontes MLDJAZZPROJECT musim perdana.
Perilisan mini album tersebut diharapkan dapat memberi dampak nyata tak hanya bagi operasional Irama Nusantara, tetapi juga entitas yang terlibat. ”Konsepnya biar ada pemasukan supaya mereka (Irama Nusantara) bisa sustain,” ujar Mondo.
Selama pandemi, Mondo mengatakan, dia sebenarnya melakukan semua hal yang bisa dilakukan untuk beradaptasi dengan pandemi. ”Ke karya pasti. Kalau ada yang bisa dikerjain, ya, dikerjain, misal ngumpulin materi buat album, ya, diikutin. Kalau dirasa momennya tepat, pasti ada jalannya,” ujar pemilik album RajaKelana ini.
Pandemi, imbuh Mondo, pada akhirnya menyadarkannya pada kenyataan bahwa industri musik ternyata sangat rentan. Banyak musisi yang mengandalkan pemasukan dari panggung sangat terpukul karena tak ada panggung.
”Rilisan fisik juga enggak ada, sementara digital enggak bisa nutupin karena bisnis modelnya ternyata enggak secantik itu,” kata Mondo. Di era seperti ini, kata Mondo, rilisan fisik menjadi sangat penting untuk menandai momentum.
Sumber: Kompas.id, Mondo Gascaro Beradaptasi dengan Pandemi, 23 Jun 2021 15:03 WIB
Leave a Reply