Ridwan Kamil, Rujak ”Doa” Ibu

Di Gedung Pakuan, Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyajikan rujak serut buatan ibunya, Tjutju Sukaesih. Ia menyebut masakan sang ibu bukan sekadar hidangan, melainkan doa dan pengingat amanah sebagai pemimpin. Emil juga mengenang pisang goreng terenak yang ternyata dibuat ibunya dari kebun sendiri sambil mendoakannya, membuat hatinya tenang saat menghadapi urusan penting. Sejak menjabat Wali Kota Bandung hingga gubernur, ia selalu mengikuti nasihat ibunya. Bahkan, ia urung maju pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 demi menepati janji kepada warga Bandung.

*****

Saat menerima Kompas di Gedung Pakuan, Kota Bandung, pekan lalu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyajikan makanan istimewa dalam mangkuk. Semua yang hadir diminta menikmatinya. Rujak buah yang menggoda selera.

Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, mengatakan, sajian itu istimewa karena buatan ibunya, Tjutju Sukaesih. ”Ini rujak serut, wajib dicoba,” kata mantan Wali Kota Bandung itu. Ia juga bercerita makanan buatan ibu punya banyak pesan dan makna baik. Semuanya menjadi semangat dan pengingat, terutama ketika menjalankan amanah yang diberikan warga kepadanya.

Rujak merupakan panganan campuran beraneka buah dan sambal. Dengan ukuran yang pas, dibuat dengan rasa sayang, rujak itu akan terasa nikmat. Rasanya menyatu. Itulah hakikat seorang pemimpin, yang dengan rasa sayang kepada warganya bisa melahirkan rasa yang menyatu.

Ia lantas bercerita tentang beberapa potong pisang goreng terenak yang pernah dia makan dalam satu perjalanan ke Jakarta. Perjalanan kala itu untuk menuntaskan hal yang, menurut dia, tidak ringan. Pisang goreng itu terasa berbeda saat disantap. Seumur-umur makan pisang goreng, itu adalah yang ternikmat. Emil bertanya kepada ajudannya tentang asal-usul pisang itu di mobil. Santapan itu ternyata buatan ibunya.

”Pisang goreng itu hasil kebun kami. Ibu mengambil dari pohonnya sendiri, lalu dimasak. Saat memasak, dia mendoakan saya. Lewat doa itu hati saya menjadi jauh lebih tenang,” kata Emil lagi.

Sejak menjabat Wali Kota Bandung (2013-2018) hingga Gubernur Jabar (2018-sekarang), Emil mengakui peran ibunya, terutama dalam memberikan nasihat. ”Dalam agama saya, Islam, setiap ibu berdoa, dia menyelamatkan anaknya di dunia. Dan betul, semua nasihatnya saya ikuti dan saya selamat,” ujar Emil.

Banyak peristiwa politik dalam hidupnya yang berhasil sebab mendengarkan pesan ibunya. Seperti menjelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017, banyak dukungan yang diperolehnya. Namun, ibunya mengingatkan, Emil janji akan melayani warga Kota Bandung. ”Membereskan (masalah) di kota kelahiran. Amanah jangan dilanggar,” papanya. Doa ibunya pula yang mengantarkannya menjadi Gubernur Jabar, selain dukungan dari rakyat. Dan, pesan ibunya itu acap kali dikemas dalam berbagai makanan yang mengingatkan, serta nikmat.

Sumber: Kompas edisi 23 Juni 2021 di halaman 16 dengan judul “Ridwan Kamil Rujak “Doa” Ibu”.
Author photo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *