Susy Susanti, Introspeksi di Kala Imlek

Susy Susanti (50) memaknai perayaan Imlek sebagai momen introspeksi diri dan ungkapan syukur, bukan sekadar perayaan glamor. Menurutnya, inti Imlek adalah kembali pada diri sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta mendekatkan diri kepada Tuhan. Pandemi Covid-19 membuat tradisi berkumpul keluarga besar tidak dapat dilakukan seperti biasa demi menjaga kesehatan. Jika sebelumnya Imlek menjadi ajang reuni keluarga dengan makan bersama, kini perayaan dilakukan secara virtual. Meski demikian, suasana kebersamaan tetap terjaga, termasuk tradisi angpao yang kini dilakukan lewat transfer.

*****

Meski tidak seperti biasa, pemain bulu tangkis Susy Susanti (50) tetap memaknai perayaan Imlek sebagai kesempatan untuk introspeksi diri. Baginya, perayaan Imlek tidak melulu pesta atau dirayakan secara besar-besaran, mengingat inti dari hari besar ini adalah kembali pada diri sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

”Imlek buat saya itu mengucap syukur dan kesempatan untuk memperbarui diri menjadi lebih baik lagi. Bukan selalu glamor, melainkan menemukan bagaimana semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan berdoa di tahun yang baru ini lebih baik lagi dalam kehidupan. Yang terpenting diri sendiri. Introspeksi,” kata Susy saat dihubungi pada Sabtu (13/2/2021).

Perempuan yang masih sibuk dengan bisnis peralatan olahraga bersama sang suami, Alan Budikusuma, ini mengaku ada tradisi Imlek yang sedikit berubah karena terdampak pandemi. Momen berkumpul dan dekat dengan keluarga besar tak bisa leluasa dilakukan mengingat menjaga kesehatan sesama anggota keluarga.

”Biasanya ngumpul di rumah yang paling tua. Seru, sih, karena biasanya, kan, setahun sibuk masing-masing. Saat Imlek, ngumpul semua kayak reuni. Ngobrol seru, tiap keluarga bawa satu makanan untuk dimakan bareng-bareng. Kionghi kionghi-lah,” ungkapnya.

Sekarang, mau tidak mau, diputuskan tidak berkumpul secara langsung karena ajang temu kangen sekaligus merayakan Imlek di keluarga besarnya bisa lebih dari 30 orang yang berkumpul. ”Virtual, ya. Tapi, kalau angpao, tetap, ya; pada minta transfer. Ha-ha-ha,” gurau Sang Juara olimpiade ini.

Sumber: Kompas.id, Susy Susanti Introspeksi di Kala Imlek, 14 Feb 2021 05:37 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *