Ade Putri Paramadita, Cinta Metallica dan Sheila Majid

Ade Putri Paramadita, pegiat kuliner, mengaku sangat gemar menonton konser. Dari banyak konser yang dihadirinya, Metallica dan Sheila Majid paling membekas. Ia menonton Metallica di Jakarta pada 1993 dan konser terakhir bersama band Seringai hingga bisa ke belakang panggung, terkesan oleh produksi yang profesional. Konser 25 Tahun Sheila Majid tahun 2011 juga memberi nostalgia masa kecil karena kedekatan dengan musik pilihan ayahnya. Menurut Ade, konser itu hangat dan terasa seperti acara keluarga. Selama pandemi, ia baru sekali menonton konser virtual dan merasa sensasinya berbeda dengan konser langsung.

*****

Pegiat kuliner Ade Putri Paramadita sangat suka menonton konser. Di antara banyak konser yang sudah dia tonton, konser Metallica dan Sheila Majid meninggalkan kesan mendalam.

”Aku menonton Metallica di Jakarta, baik yang tahun 1993 maupun yang terakhir. Tahun 1993 aku masih kecil, menonton sendiri, luntang-lantung,” kenang Ade, Sabtu (5/12/2020).

Saat konser Metallica terakhir, Ade datang bersama grup band Seringai sehingga bisa sampai ke belakang panggung. ”Berkesan banget karena Metallica adalah salah satu band terbesar di dunia. Aku lihat produksinya kece banget, very well-prepared, efektif, efisien, tim produksi yang keren,” tuturnya.

Konser 25 Tahun Sheila Majid tahun 2011 di Jakarta Convention Center membawa memori masa kecil Ade. Ketika usia sekitar 4 atau 5 tahun, Ade sering diajak ayahnya ke Duta Suara di Sabang untuk memilih kaset yang boleh dia dengarkan di rumah. Dia memilih Sheila Majid dan Vina Panduwinata.

”Di konser itu, Sheila mengajak Vina menyanyi secara spontan. Di situ aku melihat konser yang besar tetapi sangat hangat, friendly, penuh humor. Komunikasi Sheila sangat baik di luar lagu-lagunya yang menurutku luar biasa. Jadi, kita tidak berasa sedang menonton diva walaupun dia memang seorang diva,” ujar Ade.

Rasanya lebih seperti acara keluarga yang dikemas sedemikian rupa seperti konser. Itulah yang membuat Ade selalu terkenang dengan konser tersebut.

Semasa pandemi, Ade hanya sekali menonton konser virtual di Youtube, yakni live session Mocca, Jamie Aditya, dan Scaller.

”Di konser virtual enggak bisa nyanyi-nyanyi kencang bareng-bareng. Tetap bisa menyanyi, tapi enggak ramai-ramai. Beda rasanya,” ujarnya.

Sumber: Kompas.id, Ade Putri Paramadita Cinta Metallica dan Sheila Majid, 06 Des 2020 05:01 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *