
Indi Arisa, Krisis Jadi Lagu
Indri Nadya Arisa alias Indi Risa (27) menekankan bahwa kondisi kalut, stres, atau depresi akibat krisis hidup tidak perlu dibiarkan berlarut-larut. Banyak cara dapat dilakukan untuk bangkit, salah satunya memanfaatkan teknologi informasi. Ia menyarankan berbagi pengalaman dan mencari masukan positif dari teman atau orang yang pernah menjalani terapi psikolog. Indi sendiri pernah mengalami krisis quarter life yang membuatnya stres dan depresi. Meski berada di fase sulit, ia tetap produktif, menjalani pekerjaan sebagai penyiar dan host di platform Eventori.id, serta membuat podcast. Ia menekankan pentingnya tidak overthinking dan menerima proses sebagai bagian dari perjalanan hidup. Dari pengalaman itu, Indi justru mendapatkan inspirasi untuk berkarya, menghasilkan singel “Balakosa (Bumi Rancu Tanpamu)” yang liriknya menunjukkan syukur karena mampu melewati krisis, meski terdengar seperti lagu cinta. Pesannya: manfaatkan krisis sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang.
*****
Kondisi kalut dan drop akibat mengalami banyak persoalan dan krisis bukan berarti harus dibiarkan berlarut-larut sampai membuat stres, apalagi depresi. Banyak cara bisa dilakukan, apalagi dengan memanfaatkan ”berkah” teknologi informasi sekarang.
Untuk mengupayakan solusi, seseorang bisa saling berbagi, mencari bantuan atau masukan positif dari rekan dekat. Informasi yang dapat membantu bisa didapat dari banyak sumber di dunia maya.
”Manfaatin aja yang ada. Banyak ngobrol dengan yang sudah punya pengalaman atau pernah terapi ke psikolog,” ujar Indri Nadya Arisa alias Indi Risa (27), saat dihubungi per telepon, Jumat (18/9/2020).
Indi yang kini sibuk sebagai host di platform ekosistem dunia hiburan digital, Eventori.id, mengaku sempat stres dan depresi lantaran krisis quarter life.
”Saat itu rasanya aku lagi di fase hidup yang benar-benar berat. Tapi ketika dijalani ternyata enggak berat-berat amat, kok. Walau keluar dari comfort zone sebagai penyiar, aku juga masih bisa bikin podcast. Masih bisa nge-host. Jadi jangan over-thinking. Tenang, dunia akan baik-baik aja. Kalaupun belum, berarti itu masih proses,” tuturnya.
Tak hanya berhasil mengatasi kondisinya dan bangkit, Indi malah menjadikan problem yang dihadapinya menjadi semacam inspirasi. Dari situ dia menciptakan satu singel, ”Balakosa (Bumi Rancu Tanpamu)”, yang dirilis Juni lalu di sejumlah platform musik digital.
”Lirik lagunya, sih, sepintas terdengar seperti bucin (budak cinta), ya. Tapi sebetulnya itu ditujukan ke Tuhan sebagai bentuk syukur aku mampu melewati krisis,” ujar orangtua tunggal ini. Jadi, manfaatkanlah krisis jadi peluang.
Sumber: Kompas.id, Indi Arisa Krisis Jadi Lagu, 20 Sep 2020 05:35 WIB
Leave a Reply