
Aghniny Haque, Perlu Periksa
Kesehatan jiwa sangat penting bagi aktor dan aktris, terutama saat menghadapi karakter sulit. Aghniny Haque, artis muda sekaligus mantan atlet taekwondo, mengaku sering merasa terombang-ambing secara emosional setelah berakting. Ia bahkan rutin konsultasi dengan psikolog untuk menjaga kesehatan mental, terutama setelah adegan yang menguras perasaan. Aghniny menilai perhatian pada kesehatan jiwa para pekerja seni di Indonesia perlu ditingkatkan, mengikuti contoh negara maju yang sudah memahami risiko pekerjaan dan mencari solusi mengatasi dampak psikologis tersebut. Perannya yang menantang sangat menguras energi dan emosi.
*****
Kesehatan jiwa sangat penting bagi setiap orang, termasuk seorang aktor dan aktris. Apalagi ketika mereka tengah bekerja dan bergulat dengan karakter-karakter yang sulit untuk diperankan.
Perubahan emosi yang sering harus dilakukan seketika saat berakting kerap membuat masalah. Begitu disampaikan artis muda Aghniny Haque seusai ditemui di acara peluncuran videoklip terbaru singel Padi Reborn, ”Menanti Keajaiban”, Rabu (5/2/2020). Mantan atlet taekwondo nasional asal Semarang, Jawa Tengah, itu menjadi pemeran dalam klip karya sutradara Angga Dwimas Sasongko.
”Aku kadang suka kayak terombang-ambing, gitu. Wah, ini gue bukan, sih? Jadi, setelah shooting aku baiknya ngecek ke psikiater atau psikolog. Ngobrol. Walau karakter yang dibawain mirip-mirip dikit, tetep ajangaruh secara psikis. Apalagi kalau ada adegan sampai harus recall masa lalu. Kok, sampai usai take rasanya masih saja seperti sakit hati,” paparnya.
Beberapa peran menantang yang kini tengah Aghniny jalani di sejumlah proyek film, menurut dia, juga sangat menguras emosi dan energi. Dari pengalamannya itu, Aghniny melihat sudah sangat mendesak bagi para aktor dan aktris Tanah Air untuk mulai lebih peduli pada kesehatan jiwa.
Dia menambahkan, hal seperti itu sudah jadi perhatian dan dilakukan di negara-negara maju. Para aktor dan aktris sudah memahami risiko pekerjaan mereka dan mencoba mencari solusi untuk bisa mengatasi kondisi seperti itu.
Sumber: Kompas edisi 09 Februari 2020 di halaman 8 dengan judul “Perlu Periksa “.
Leave a Reply