
Andien, Kenangan Masa Kecil
Andien, penyanyi sekaligus pencinta teh, memiliki kenangan masa kecil yang kuat dengan kebun teh di Gunung Mas, Puncak. Aktivitas hiking bersama keluarga besar di antara hamparan tanaman teh menjadi pengalaman berkesan yang turut membentuk kecintaannya terhadap teh. Kini, Andien gemar menyeduh sendiri artisan tea, seperti teh bunga telang dan teh dengan rasa unik lainnya. Tradisi keluarga Jawa turut memengaruhi preferensinya, terutama pada teh nasgitel (panas, manis, dan kental). Bagi Andien, menikmati teh bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bagian dari pengalaman personal yang menenangkan dan terhubung dengan kenangan serta budaya keluarga.
*****
”Waktu kecil sering diajak jalan-jalan ke kebun teh di Gunung Mas, Puncak. Hiking bareng keluarga besar,” ujarnya, Jumat (17/1/2020).
Pagi-pagi mereka akan bersama-sama menyusuri jalan-jalan sempit di antara hamparan tanaman teh. Udara segar, pemandangan indah, serta kebersamaan terasa menyenangkan. Anggota keluarga yang lebih senior juga menikmati saat diberi penjelasan tentang teh atau pembuatannya oleh pengelola kebun teh. Akan tetapi, sebagai bocah, Andien ketika itu belum tertarik dengan penjelasan soal seluk-beluk kebun teh.
Meski begitu, aktivitas jalan-jalan di kebun itu tetap menjadi kenangan indah tersendiri. Apalagi, kini jarang dilakukan.
Andien rupanya tumbuh menjadi penggemar teh. Dia terbiasa menyeduh sendiri tehnya. ”Sekarang aku menikmati artisan tea,seperti teh bunga telang atau teh dengan rasa-rasa unik,” katanya.
Sebelumnya dia menikmati beragam macam teh. Keluarga Andien pun merupakan penikmat teh. Sebagai warga berkultur Jawa, teh nasgitel alias panas, legi (manis), dan kenthel (kental) adalah pilihan.
Sumber: Kompas edisi 19 Januari 2020 di halaman 8 dengan judul “Kenangan Masa Kecil”.
Leave a Reply