
Joko Anwar, Mencari Ide Cerita
Menulis skenario membutuhkan ide orisinal yang mampu diterjemahkan menjadi naskah menarik. Dalam diskusi daring IG Live @pilar_ind, penulis naskah Joko Anwar dan Ifan Ismail membahas cara menemukan ide cerita. Joko mencontohkan pengalaman pribadinya saat menonton The Devil’s Own pada 1997; film terputus karena pengantar rol film mengalami kecelakaan. Dari kejadian itu, ia menemukan ide Janji Joni. Ia menekankan pentingnya menikmati pekerjaan agar bisa memberi makna bagi orang lain, terinspirasi dari temannya yang tidak menikmati pekerjaan bergaji tinggi. Ide cerita, menurut Joko, bisa muncul dari pengalaman kecil yang diamati dengan peka.
*****
Membuat naskah skenario film memang gampang-gampang susah. Satu hal terpenting adalah bagaimana mencari ide orisinal, menangkapnya, lalu menerjemahkannya ke dalam bentuk skenario.
Naskah cerita yang tidak hanya menarik bagi produser, tetapi juga bisa menjadi modal besar dalam membuat sebuah film bagus. Semua perbincangan itu mengemuka dalam sebuah diskusi ringan daring di IG Live @pilar_ind bersama dua penulis naskah, Joko Anwar dan Ifan Ismail.
Diskusi daring mengangkat tema ”Gimana Caranya Cari Ide Buat Nulis Skenario?”, Rabu (13/5/2020).
Dalam diskusi daring itu, Joko Anwar, yang juga sutradara, berbagi pengalaman serta kiat-kiat dalam menemukan dan mengembangkan ide-ide menjadi sebuah naskah film.
”Film Janji Joni gue bikin dari pengalaman sendiri. Tahun 1997 saat masih kuliah di Bandung gue nonton film bioskop judulnya The Devil’s Own. Pemainnya Brad Pitt dan Harrison Ford. Di tengah jalan filmnya terputus sampai setengah jam lebih dan orang-orang protes minta uang kembali,” ujar Joko.
Saat itu Joko coba cari tahu penyebabnya dengan mendatangi petugas di ruang proyektor. Saat itu dia baru menyadari bahwa ada pekerjaan mengantar rol film dari bioskop ke bioskop. Filmnya terputus karena saat itu petugas pembawa filmnya kecelakaan lalu lintas.
Dari kejadian itulah ide cerita muncul dan Joko kemudian mengembangkannya. Dia coba menghidupkan ide itu sekaligus memberi pesan tambahan tentang bagaimana seseorang juga harus menikmati pekerjaannya walau dengan kondisi apa pun. Pesan itu sendiri juga terinspirasi dari pengalaman beberapa temannya.
”Jadi, waktu itu di tempat gue kuliah banyak mahasiswa bahkan sudah direkrut dan ditawari gaji tinggi walau belum lulus. Mereka kebanyakan menerima, tetapi belakangan enggak menikmati. Kalau menurut gue satu pekerjaan itu walau kelihatan kecil, akan jadi ideal kalau lu enjoy melakukannya dan bahkan bisa membantu orang lain dari situ,” tambah Joko mengenang.
Sumber: Kompas.id, Joko Anwar Mencari Ide Cerita, 22 Mei 2020 05:00 WIB
Leave a Reply