Widy Soediro Nichlany, Menolak Tua

Widy Soediro Nichlany (30) dan adiknya, Nicko Prabowo Nichlany (29), membentuk duo musik Gazt, yang berarti “muda” dalam bahasa Basque, sebagai wujud semangat generasi menolak tua. Proyek ini menampilkan karya heavy metal indie, berbeda dari ranah pop Widy bersama Vierratale. Singel pertama “Farida” dan singel kedua “Somedays” dirilis pada 2020, dengan lirik yang relevan di masa pandemi. Nicko, penggebuk drum dan sound engineer, berperan besar dalam penciptaan lagu. Gazt menjadi sarana mereka menunjukkan bakat, berkolaborasi sebagai kakak-adik, dan membahagiakan orangtua. Widy tetap aktif dengan Vierratale yang akan merilis album baru pada Juli 2020.

*****

Keinginan Widy Soediro Nichlany (30), vokalis Vierratale, membuat proyek musik bersama sang adik, Nicko Prabowo Nichlany (29), akhirnya tercapai. Kakak beradik ini membentuk duo bernama Gazt, yang memiliki arti muda. Gazt, yang diambil dari bahasa Basque, menjadi manifestasi bagi semangat muda yang ingin ditampilkan Widy dan Nicko melalui karya-karya mereka yang didominasi musik bukan aliran pasar, heavy metal.

”Kami ini generasi menolak tua. Muda terus,” kata Widy, Sabtu (27/6/2020), di Jakarta.

Setelah merilis singel pertama di awal tahun 2020, ”Farida”, dengan corak heavy metal yang kental, Widy dan Nicko melepas singel kedua mereka, ”Somedays” yang ”sedikit” lebih kalem. Nicko yang adalah seorang sound engineer, juga penggebuk drum band Divide yang beraliran keras, memiliki peran besar dalam penciptaan lagu-lagu Gazt.

”Somedays ini harusnya singel ketiga Gazt. Tapi akhirnya dikeluarin lebih dulu karena auranya sesuai kondisi saat ini. Pandemi. Kan, di situ ada lirik Somedays I would pray for you to see the light. Jadi pas banget,” tambah Widy.

Bagi Widy yang biasa berada di ranah pop bersama Vierratale, tak masalah harus menampilkan diri di lagu-lagu heavy metal. Lagu-lagu beraliran keras, menurut Widy, adalah lagu-lagu yang merupakan akar musiknya selama ini. Apalagi, Nicko yang menggemari screams metal. ”Namanya juga seniman. Jadi nggak masalah,” kata Widy.

Dia tidak terlalu khawatir dengan genre bukan aliran pasar pilihan Gazt itu karena memang proyek Gazt mereka usung secara indie. ”Dengan proyek ini aku tuh mau kasih liat ke orang-orang kalau adikku itu punya segudang bakat di musik, nyanyi juga. Aku juga pengin nunjukin ke orangtua kalau kami bisa kerja bareng. Bikin mereka happy,” tutur Widy, yang bersama Vierratale, akan merilis album baru pada Juli 2020.

Sumber: Kompas.id, Widy Soediro Nichlany Menolak Tua, 06 Jul 2020 02:26 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *