Barry Likumahuwa, Menggarap Musik Neotradisi

Barry Likumahuwa merilis singel terbaru berjudul “Nona Manis” dengan nuansa musik berbeda, memadukan hiphop, unsur neotradisi, dan musik Maluku. Ia berkolaborasi dengan Matthew Sayersz serta duo rapper Rascals, menghadirkan warna hiphop 90-an yang dipengaruhi Skee Lo, Dr. Dre, dan 2Pac, dipadu bunyi tifa khas Maluku. Lagu ini menjadi bentuk penghormatan Barry pada budaya Maluku dan mendiang ayahnya, Benny Likumahuwa. Melalui “Nona Manis”, Barry berharap musik tradisi kembali mendapat tempat di industri musik Indonesia. Lagu ini juga menyampaikan pesan apresiasi kepada perempuan, khususnya istrinya.

*****

Melalui singel terbarunya, ”Nona Manis”, pemain bas Barry Likumahuwa (37) menyuguhkan nuansa musik yang sedikit berbeda. Kali ini, Barry menggandeng penyanyi dari project Barry di Barry Likumahuwa Project, Matthew Sayersz, juga duo rapper, Rascals.

”Aku juga sekalian berkolaborasi sama produser Rascals, Indra Prof. Makanya, nuansa musiknya agak beda dikit, lebih hiphop. Tapi aku juga menambah nuansa Tifa, perkusi dari Maluku, supaya dapat nuansa Neotradisinya. Jadi, tetap menampilkan musik tradisi orang Ambon, tetapi dengan gayaku sendiri,” ujar Barry, Jumat (5/2/2021), melalui aplikasi percakapan.

Barry kembali menggali sisi akar kebudayaan Maluku, terutama sejak kepergian sang ayah, Benny Likumahuwa, pada Juni 2020. Selama hidupnya, almarhum Benny selalu memberikan pemahaman tentang kebudayaan Maluku sehingga Barry merasa perlu meneruskan warisan ayahnya akan kecintaan terhadap budaya Indonesia Timur.

Selain unsur tradisional, apabila disimak, ”Nona Manis” kental dengan vibe dan nuansa hiphop era 90-an. Menurut Barry, gaya lagunya itu dipengaruhi artis-artis hiphop, seperti Skee Lo, Dr.Dre, dan 2Pac. Liriknya dibawakan dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan sedikit logat Ambon.

”Melalui ’Nona Manis’, aku berharap musik tradisi bisa punya tempat lagi di musik Indonesia dan mudah-mudahan bisa memancing musisi lain untuk terus memasukkan unsur-unsur musik daerah ke musik mereka, dengan konsep musik neotradisi ini,” tutur Barry.

Rilis ”Nona Manis” yang bertepatan dengan bulan kasih sayang juga membawa pesan agar laki-laki bisa lebih menghargai para perempuan yang setia mendukung mereka dalam apa pun yang mereka kerjakan. ”Ini juga lagu buat istriku. Karena ’Nona Manis’ itu panggilan aku ke dia, he-he-he,” ujar Barry.

Sumber: Kompas.id, Barry Likumahuwa Menggarap Musik Neotradisi, 09 Feb 2021 05:14 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *