Faye Risakotta, Damai
Faye Risakotta (16) menunjukkan bakat seni sejak kecil, menulis lagu sejak usia dini dan merilis singel pertamanya di usia 13 tahun. Lagu-lagunya termasuk “If You See Me Cry”, “Stay Home”, dan “Simple”. Tahun 2020, Faye akan tampil pertama kali di Java Jazz Festival selama dua hari, membawakan lima lagu orisinal dan tiga lagu cover, salah satunya bersama Teza Sumendra. Ia juga akan tampil bersama saudara-saudaranya dari band JFK. Selain bermusik, Faye hobi melukis sebagai bentuk ekspresi diri dan pelarian dari stres. Melukis memberinya ketenangan dan telah menjadi aktivitas yang ia cintai sejak kecil.
*****
Darah seni jelas mengalir di tubuh Faye Risakotta (16). Sejak kecil, Faye sudah bisa menulis lagu. Ia memulai kariernya di dunia musik pada usia 13 tahun. Singel pertamanya, ”If You See Me Cry”, dirilis pada 2016, disusul ”Stay Home” pada 2018 dan ”Simple” pada Februari 2019.
Tahun ini, untuk pertama kali Faye akan tampil di Java Jazz Festival (JJF) 2020. Ia akan tampil dua hari, Sabtu (29/2/2020) dan Minggu (1/3).
”Aku sendiri agak kaget pas tahu aku dipilih untuk tampil di Java Jazz. Aku surprised banget. A good surprise sih. Bayangin aku satu panggung sama Cory Henry, juga The Jacksons yang aku nge-fans banget. Superexcited!” kata Faye, Sabtu (22/2/2020), di Jakarta.
Di panggung Java Jazz, Faye akan tampil sebagai solois. Namun, Faye, yang juga tergabung dalam band JFK bersama dua saudara laki-lakinya, Josh Risakotta (drum) dan Kaye Risakotta (kibor), akan mengajak serta Josh dan Kaye untuk tampil di JJF. Dia akan membawakan lima singel miliknya, serta tiga lagu cover yang salah satunya akan dibawakan bersama Teza Sumendra.
Selain menyanyi, Faye rupanya juga senang melukis. Melukis sudah ditekuni Faye sejak kecil dan masih terus berlangsung sampai kini. ”Aku masih punya banyak banget kanvas kosong. Dengan melukis, aku merasakan peace.”
Jadi, kala sedang merasa stres, kata Faye, dia bakal melukis, melukis, dan melukis.
Sumber: Kompas edisi 23 Februari 2020 di halaman 8 dengan judul “Damai”.