Tanya Ditaputri,”Si Buruk Rupa”

Tanya Ditaputri, gitaris dan vokalis Fleur!, menikmati masakan daerah selama pandemi, terutama rawon “si buruk rupa” dan soto Betawi. Namun, makanan yang paling membangkitkan kenangan masa kecilnya justru dari restoran cepat saji setelah les musik, memotivasi semangatnya bermusik. Ia bereksperimen bernyanyi akapela tanpa iringan alat musik lain dalam program alur bunyi Goethe Institut untuk mengeksplorasi potensi vokal. Selain itu, Tanya juga aktif sebagai pengarah musik di berbagai proyek seni. Saat ini, ia sibuk mempromosikan singel Fleur! dan menyiapkan album baru, sambil membuat konten tambahan karena pandemi membatasi konser langsung, menjaga kreativitas dan interaksi dengan penggemar.

*****

Selama masa karantina pandemi, Gitaris dan Vokalis Fleur!, Tanya Ditaputri, beberapa kali menyempatkan diri mencicip masakan daerah yang meninggalkan kenangan di lidah. Masakan daerah kesukaannya itu ia sebut ”si buruk rupa” alias rawon.

”Biasanya memang enggak dapat langsung dari orang Jawa Timur yang bikin. Aku sudah punya tempat langganan yang enak menurut aku. Aku juga suka soto betawi,” ujar Tanya yang ketika dihubungi, Jumat (6/11/2020), masih sibuk rekaman di studio musik hingga larut malam.

Namun, ketika ditanya tentang masakan yang mampu menerbitkan kenangan pada masa kecilnya, Tanya justru menyebut nama salah satu restoran cepat saji. Menu makanan ayam di restoran itu segera mengingatkannya pada masa ketika ia masih les musik. ”Memori yang bikin semangat les waktu kecil, soalnya pulang les makan itu,” tambah Tanya, musisi yang meminati beragam spektrum musik.

Makanan enak mampu menumbuhkan semangat bagi Tanya untuk terus bermusik. Belum lama ini, ia bermonolog, bernyanyi akapela dengan tanpa iringan alat musik selain vokal, dalam program alur bunyi yang digelar Goethe Institut. Tanya memberanikan diri untuk mengintrospeksi dan mengeksplorasi potensi sonik di dalam dirinya.

”Senang membunyikan nada-nada, jangan sampai ada yang kelewat dengan nyanyian. Rasanya lebih senang dibanding membunyikan di instrumen lain selain vokal. Jadi pengalaman pertama aku, merasa diwadahi kesenanganku. Sesuatu yang baru buatku. Fresh. Aku berharap yang mendengar walau ada kebingungan bisa terinspirasi dari sini,” ujarnya.

Tanya juga bekerja sebagai pengarah musik di berbagai jenis wilayah seni. Saat ini, ia sedang sibuk promosi singel dan sedang bersiap merilis album bersama Fleur! ”Selama pandemi, harus ada konten tambahan karena enggak bisa manggung secara konser seperti biasanya,” tambahnya.

Sumber: Kompas.id, Tanya Ditaputri”Si Buruk Rupa”, 08 Nov 2020 06:05 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *