Omara Esteghlal, Miniatur dan Sejarah

Aktor Omara Esteghlal (21) mewujudkan mimpi masa kecilnya saat terlibat dalam film Kadet 1947, yang menampilkan replika pesawat tempur era Perang Dunia II. Sejak kecil, Omara menyukai dunia dirgantara karena pengaruh ayahnya yang bekerja di bidang kedirgantaraan, serta kegemarannya mengoleksi miniatur pesawat dan membaca sejarah perang. Dalam film drama sejarah tersebut, Omara memerankan Suharnoko Harbani, kadet penerbang yang berjuang melawan Agresi Militer I Belanda. Ia merasa bangga sekaligus bertanggung jawab memerankan tokoh penting yang berjasa menunjukkan kedaulatan Indonesia melalui serangan udara bersejarah.

*****

Melihat replika pesawat tempur era Perang Dunia II dari dekat dan bahkan menggunakannya untuk keperluan proses pengambilan gambar ibarat mimpi masa kecil yang terwujud. Bagaimana tidak, saat kecil, aktor Omara Esteghlal (21) memang sudah menyenangi dunia dirgantara lewat koleksi sejumlah miniatur pesawat dan buku-buku tentang perang.

”Papaku memang bekerja di bidang terkait kedirgantaraan. Makanya sejak kecil aku sudah terpapar dengan segala hal terkait dunia itu. Aku dulu hobi main miniatur pesawat. Kalau soal buku sebetulnya enggak terkait langsung teknologi pesawatnya, tetapi aku suka baca sejarah tentang perang di dunia,” ujar Omar per telepon, beberapa waktu lalu.

Aktor belia yang namanya sempat melejit seusai memerankan salah satu karakter di film Dilan 1990 itu baru saja menuntaskan shooting film terbarunya, Kadet 1947. Di film drama sejarah itu, Omara memerankan karakter Suharnoko Harbani, salah satu kadet penerbang, yang ikut berjuang melawan Agresi Militer I Belanda.

Untuk kepentingan pengambilan gambar di lokasi dibangun sembilan replika pesawat tempur, mirip jenis yang digunakan saat kejadian sebenarnya. Sosok Suharnoko Harbani adalah salah satu dari tiga kadet Sekolah Penerbang Maguwo, Yogyakarta. Mereka mengajukan diri menyerang tangsi militer Belanda menggunakan pesawat seadanya, jenis Guntei dan dua pesawat Cureng.

Serangan udara itu berhasil membuka mata dunia kalau Indonesia saat itu masih berdaulat dan mampu melawan Belanda, yang secara licik ingin kembali datang menjajah. Omara mengaku sangat bangga bisa memerankan salah satu dari para tokoh penting tersebut dalam filmnya kali ini.

”Saya bangga bisa memerankan tokoh sebesar Suharnoko Harbani. Buat saya, itu sebuah tanggung jawab yang sangat besar,” ujar Omara.

Sumber: Kompas.id, Omara Esteghlal Miniatur dan Sejarah, 12 Nov 2020 05:17 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *