
Agus Prayogo, Memetik Hikmah Pandemi
Pelari jarak jauh andalan Indonesia, Agus Prayogo (35), memanfaatkan pandemi Covid-19 sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri. Meski event lari terbatas sejak Maret 2020, ia tetap berlatih dan mengikuti Kursus Guru Militer selama dua bulan di Cimahi, Jawa Barat. Agus, yang juga tentara AD berpangkat letnan dua infanteri, memandang situasi pandemi sebagai masa istirahat dari jadwal padat dan target atletik. Sejak 2009, ia telah meraih banyak prestasi, termasuk medali emas maraton SEA Games 2019 dan emas lari 5.000–10.000 meter di beberapa edisi SEA Games. Pandemi menjadi momentum refleksi dan pengembangan kemampuan baru baginya.
*****
Pelari jarak jauh andalan Indonesia, Agus Prayogo (35), mengambil hikmah dari pandemi Covid-19. Tidak heran, ia tak gundah meski pada 2020 sudah berjalan sembilan bulan, dan akibat pandemi, hanya sedikit event lari yang digelar.
”Sejak ada pandemi, saya tetap berolahraga atau berlatih meski gak ada race. Karena alasan itu juga, situasi ini saya manfaatkan untuk belajar kemiliteran dengan mengikuti Kursus Guru Militer selama dua bulan ke depan,” ucap Agus, peraih medali emas nomor maraton SEA Games Filipina 2019.
Agus, yang juga tentara AD berpangkat letnan dua infanteri, menjadi peserta Kursus Guru Militer di Pusat Pendidikan Pengetahuan Militer dan Umum di Cimahi, Jawa Barat. ”Kursus sudah berjalan dua pekan,” kata pria kelahiran Bogor, 23 Agustus 1985, itu.
Bagaimana dengan ketiadaan event lari sejak Maret 2020? ”Kadang muncul perasaan ingin tampil lagi di event lari. Tetapi, masa-masa sekarang ini ibarat istirahat bagi saya, dari masa sebelum pandemi yang disibukkan dengan target dan target lagi, khususnya di atletik,” tuturnya.
Agus menjadi tulang punggung lari jarak jauh tim atletik Indonesia dan meraih berbagai prestasi sejak 2009. Selain medali emas maraton SEA Games 2019, ia tiga kali merebut emas nomor lari 10.000 meter di SEA Games, yakni di Jakarta-Palembang 2011, Singapura 2015, dan Kuala Lumpur 2017. Pada SEA Games Jakarta-Palembang 2011, ia juga meraih emas lari 5.000 meter.
Sumber: Kompas.id, Agus Prayogo Memetik Hikmah Pandemi, 03 Okt 2020 05:30 WIB
Leave a Reply