Hermawan Kartajaya, Pencapaian Terbesar

Hermawan Kartajaya menilai tahun 2020 sebagai tahun pencapaian besar dalam kariernya. Bersama Iwan Setiawan dan Philip Kotler, ia menulis buku Marketing 5.0: Technology for Humanity yang akan diterbitkan awal 2021 oleh Wiley. Kotler juga mewawancarainya untuk buku tentang perjalanan 30 tahun MarkPlus Inc. Hermawan mencetuskan konsep CIEL (Creativity, Innovation, Entrepreneurship, Leadership) yang disimbolkan lewat tokoh wayang: Bagong, Petruk, Gareng, dan Semar. Ia berencana menyebarkan konsep ini ke Jepang, Inggris, dan Prancis. Hermawan optimistis pemikiran dan karyanya akan berpengaruh hingga 2025, menekankan integrasi teknologi dengan nilai kemanusiaan.

*****

Hermawan Kartajaya meyakini kinerjanya justru melesat pada tahun ini. Ia sedang menulis buku bersama Iwan Setiawan dan Philip Kotler yang akan diterbitkan pada awal tahun 2021. MarkPlus Inc yang didirikan pakar pemasaran itu juga akan dibukukan.

”Perjalanan MarkPlus Inc sudah 30 tahun dan achievement (pencapaian) terbesar justru terjadi tahun 2020,” katanya di Jakarta, Rabu (13/8/2020). Ia sedang menyiapkan buku Marketing 5.0: Technology for Humanity. Kotler adalah penulis, profesor, dan konsultan pemasaran dari Amerika Serikat.

Buku tersebut akan diterbitkan Wiley. Sebelum pandemi merebak, penerbit dari Amerika Serikat itu malah sudah meminta Hermawan segera menuntaskan bukunya. ”Drafnya sudah di sana dan sedang diperiksa Kotler. Kami memang sudah memikirkan jika teknologi harus dibarengi humanity (kemanusiaan),” katanya.

Hermawan pun diwawancara Kotler untuk dibuat buku lain tentang MarkPlus Inc yang dijadwalkan terbit pada Desember mendatang. ”Waralaba yang sudah mendunia saja tak pernah ditulis Kotler. Hadiah paling menyenangkan buat saya pada tahun 2020,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia baru-baru ini mencetuskan konsepnya, creativity (kreativitas), innovation (inovasi), entrepreneurship (kewirausahaan), dan leadership (kepemimpinan). ”Disingkat CIEL. Kalau diterjemahkan secara bebas dari bahasa Perancis, artinya menembus langit,” ujarnya.

Hermawan meyakini pikirannya bakal berpengaruh hingga tahun 2025. Ia bermaksud menyebarluaskan CIEL ke Jepang, Inggris, dan Perancis. ”Saya simbolkan CIEL dengan wayang. Bagong itu kreativitas, Petruk jadi inovasi, Gareng sebagai kewirausahaan, dan Semar untuk kepemimpinan,” katanya.

Sumber: Kompas.id, Hermawan Kartajaya Pencapaian Terbesar, 24 Agt 2020 05:16 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *