Ferdy Hasan, Siraman Rohani

Ferdy Hasan (46) memanfaatkan masa pandemi untuk memperdalam ilmu agama melalui berbagai kajian tasawuf daring. Aktivitas yang sebelumnya jarang ia lakukan kini dapat diikuti hampir setiap hari berkat fleksibilitas media digital. Selain belajar, Ferdy juga beberapa kali menjadi pranatacara Siraman Rohani Online, termasuk bagi alumni SMA Negeri 70 Jakarta. Dalam sepekan, ia sudah empat kali memandu acara religi daring dan bersyukur dapat berinteraksi dengan banyak kalangan. Meski belum berjanji untuk terus memandu, ia siap jika waktunya luang. Ke depan, ia berharap bisa membuat siraman rohani versinya sendiri dan berbagi sesuai kapasitasnya.

*****

Ferdy Hasan (46) memanfaatkan masa pandemi ini untuk mempelajari agama lebih dalam. Pembawa acara, bintang iklan, dan model itu kian sering mengikuti tasawuf daring. Pilihan untuk menambah pengetahuan lewat media sosial makin banyak. Ia juga beberapa kali memandu siraman rohani.

”Banyak aktivitas yang dulu belum sempat saya lakukan sekarang bisa direalisasikan,” katanya, di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Ia, misalnya, bisa menyimak kajian hampir setiap hari. Sebelum pandemi, kesempatan itu dia ikuti dua hingga tiga kali saja seminggu.

Siklus berubah dengan normal yang baru. Saat ini, masyarakat dapat belajar lewat berbagai media sesuka mereka. ”Saya mau belajar apa dan jam berapa pun bisa. Tinggal waktunya ada atau tidak,” ujar penerima sejumlah penghargaan sebagai pembawa acara temu wicara pria paling favorit itu.

Selain itu, ia juga menjadi pranatacara Siraman Rohani Online bertema ”Antara Realita dan Tawakal Kepada-Nya”, Jumat (15/5/2020). Ferdy juga memandu acara serupa yang diadakan alumni sekolahnya, SMA Negeri 70 Jakarta, sepekan sebelumnya.

Ia diajak teman seangkatan menjadi pembawa acara itu pada awal Mei 2020. Ferdy bersyukur bisa belajar dan berinteraksi dengan berbagai angkatan. ”Soal kesiapan untuk selalu memandu acara itu, saya belum berani janji. Tapi, saya siap saja kalau waktunya luang. Saya sangat senang,” ucapnya.

Sepekan terakhir saja, Ferdy sudah empat kali menjadi pembawa acara religi daring. Ke depan, ia berharap bisa memandu siraman rohani kreasinya sendiri. ”Tak hanya saat pandemi. Seharusnya dengan hidup yang semakin matang, kita bisa bantu sesama sesuai dengan kapasitas masing-masing,” ujarnya.

Sumber: Kompas edisi 17 Mei 2020 di halaman 6 dengan judul “Siraman Rohani”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *