
Annisa Hertami, Penggemar Lodeh
Di tengah pandemi Covid-19, artis Annisa Hertami (31) ikut memasak sayur lodeh, bukan karena mitos penolak bala, melainkan karena memang penggemar beratnya. Selama menjalani isolasi mandiri, ia semakin rajin memasak, terutama lodeh tempe cabai hijau, serta berbagai olahan tahu, tempe, dan tumisan sehat. Selain memasak, Annisa mengisi waktu di rumah dengan membaca, mendengarkan musik, menonton film, dan menyelesaikan tesis S2 di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melalui bimbingan daring. Meski tak bisa bepergian, Annisa tetap menikmati masa di rumah karena mengaku dirinya memang tipe orang rumahan yang nyaman beraktivitas domestik.
*****
Di tengah wabah Covid-19, sebagian masyarakat Jawa kemudian memasak sayur lodeh yang diracik dengan tujuh bahan. Berdasar mitos, sayur ini dipercaya sebagai penolak bala atau musibah.
Artis Annisa Hertami(31) mengaku juga ikut memasak. Namun, tidak demi alasan yang macam-macam, dia mengaku melakukannya hanya karena dirinya adalah penggemar berat lodeh.
“Ada atau tidak ada wabah Covid-19, saya tetap suka masak dan makan sayur lodeh,” ujarnya sembari tertawa, saat dihubungi lewat telepon, Jumat (3/4/2020).
Mengikuti instruksi pemerintah untuk mengisolasi diri selama 14 hari, Annisa mengaku, keharusan untuk tinggal di rumah, pada akhirnya justru membuat dia rajin memasak lodeh. Namun, dia pun tidak terlalu memaksakan diri memakai bahan-bahan yang berlebihan.
“Lodeh buatan saya itu lodeh tempe cabai hijau,” ujarnya.
Di luar itu, dia pun juga gemar memasak ragam masakan lain seperti aneka tumis serta berbagai masakan olahan tahu dan tempe. Masakan apa pun, menurut dia, asal diolah dengan benar dan dengan bahan-bahan yang dicuci bersih di rumah, diakuinya adalah makanan yang sehat.
Selama di rumah, selain memasak, dia pun menikmati waktu dengan membaca buku, mendengarkan musik, dan menonton film. Namun, di tengah kegiatan santai tersebut, dia pun menggunakan waktunya dengan kegiatan ‘serius’, karena menyelesaikan tesis untuk program S2 yang ditempuhnya di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Karena tidak bisa melakukan pertemuan tatap muka, maka bimbingan tesis itu pun kini terpaksa dilakukannnya secara online.
Kendatipun tidak bisa bepergian, Annisa mengatakan, kewajiban untuk berdiam diri di rumah dirasa tidak terlalu menganggunya.
“Pada dasarnya aku ini orang rumahan,” ujarnya.
Sumber: Kompas.id, Annisa Hertami Penggemar Lodeh, 06 Apr 2020 02:53 WIB
Leave a Reply