Putu Ayu Saraswati, Bicara Lingkungan Hidup

Putu Ayu Saraswati, Putri Indonesia Lingkungan 2020, dijadwalkan menjadi pembicara pada Peringatan Hari Air Sedunia ke-28 dengan tema “Ketahanan Air dan Tantangan Perubahan Iklim”, sebelum pandemi Covid-19 mengancam pembatalan acara. Putu, yang lahir di Bali, mengaku sangat peduli pada isu lingkungan sejak kecil karena budaya Bali yang lekat dengan alam. Ia mencontohkan makna Hari Raya Nyepi sebagai waktu bagi manusia memberi kesempatan alam untuk beristirahat setelah setahun dieksploitasi. Melalui pengalamannya, Putu ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

*****

Jika tak ada aral melintang atau pembatalan acara lantaran kasus seputar Covid 19, Putri Indonesia Lingkungan 2020 Putu Ayu Saraswati bakal berbicara seputar isu air bersih. Acaranya bukan main-main, Peringatan Hari Air Sedunia ke-28.

Tak hanya menghadiri acara, Putu juga akan hadir sebagai pembicara di dialog nasional bertema “Ketahanan Air dan Tantangan Perubahan Iklim”. Saat ditemui, Jumat (13/03/2020) lalu, Putu dengan semangat bercerita dirinya memang antusias dengan isu-isu lingkungan hidup.

“Aku ini lahir di Bali. Sedari kecil adat istiadat di Bali sudah sangat dekat dengan yang namanya lingkungan hidup. Dari sana lah asalnya my first awareness to environmental issues. Setahun sekali kami ada Hari Raya Nyepi. Dalam satu hari itu tak ada yang namanya polusi dan konsumsi listrik di Bali,” ujar Putu.

Saat kecil, lewat cerita-cerita yang didapatnya, Putu mendapatkan dan memahami dasar filosofi tentang hal itu. Perayaan tahun baru di Hari Nyepi dirayakan justru tidak dengan hura-hura melainkan keheningan. Kenapa begitu?

“Karena selama setahun manusia diberi kelebihan oleh Tuhan. Sumber daya alam yang berlimpah. Alangkah baiknya di tahun baru manusia memberi kesempatan pada alam untuk jeda. Jadi kita beri waktu 24 jam ke mother earth untuk take a rest setelah sepanjang tahun kita mengambil banyak dari dia,” ujar Putu dengan bersemangat.

Sumber: Kompas.id, Putu Ayu Saraswati Bicara Lingkungan Hidup, 23 Mar 2020 03:41 WIB