Frederika Alexis Cull, Tertarik Politik
Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull (20), bertekad melanjutkan studi di bidang ilmu politik setelah masa tugasnya berakhir pada 6 Maret 2020. Awalnya menempuh jurusan Manajemen Bisnis Internasional di Australian Independent School Indonesia, ia beralih ke ilmu politik karena ingin berkontribusi lebih besar bagi kemanusiaan. Sejak sebelum dinobatkan, Frederika aktif sebagai relawan, membantu anak-anak korban tsunami Lampung dan hewan telantar. Kepeduliannya pada isu akta kelahiran anak Indonesia membawanya ke 10 besar Miss Universe 2019. Ia berharap dapat berperan di bidang politik atau melalui United Nations Development Program.
*****
Ruang untuk berkontribusi dan mendedikasikan diri pada kemanusiaan selalu terbuka. Atas dasar ini, Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull (20) memantapkan diri untuk melanjutkan studinya dengan peminatan ilmu politik setelah masa tugasnya sebagai Puteri Indonesia selesai pada 6 Maret 2020.
Semula, Frederika mengenyam pendidikan di Australian Independent School Indonesia dengan memilih Jurusan Manajemen Bisnis Internasional. ”Tapi, setelah hampir setahun menjadi Puteri Indonesia, saya merasa belajar ilmu politik sesuai dengan apa yang ingin saya capai setelah tidak lagi menjadi Puteri Indonesia. Jadi, saya memutuskan untuk mengambil jurusan lain,” ungkap Frederika seusai Konferensi Pers Puteri Indonesia 2020 di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (26/2/2020).
Sebelum dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2019 menggantikan Sonia Fergina Citra, perempuan kelahiran Gold Coast, Australia, ini sudah akrab dengan kegiatan kemanusiaan. Salah satunya adalah ikut serta dalam program untuk anak-anak yang terdampak bencana tsunami di Lampung pada Januari 2019. Ia juga menjadi sukarelawan untuk menangani hewan-hewan telantar.
Isu kemanusiaan ini pula yang mengantarkannya menjadi 10 besar dalam ajang Miss Universe 2019. Saat itu, Frederika mengemukakan isu sulitnya memperoleh akta kelahiran bagi anak-anak Indonesia dari beragam latar belakang. Padahal, akta kelahiran di Indonesia merupakan sesuatu yang penting karena menjamin pemenuhan hak seorang anak untuk memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, dan lain-lain.
”Yang semacam ini bisa diupayakan jika masuk ke dalam dunia politik. Karena itu, saya belajar dulu ilmu politiknya agar dapat terjun ke dunia politik. Atau, berkontribusi lewat United Nations Development Program yang bisa menjangkau lebih banyak anak-anak dan orang yang membutuhkan,” ujar Frederika.
Sumber: Kompas.id, Frederika Alexis Cull Tertarik Politik, 28 Feb 2020 05:00 WIB