Afgan, Suka Parfum
Afgan, penyanyi ternama, telah menyukai penggunaan wewangian sejak usia belasan sebagai bentuk kenyamanan dan penghargaan terhadap diri sendiri. Ia menyukai aroma yang segar, ringan, namun tetap elegan dan maskulin. Wewangian biasanya ia semprotkan setelah mandi, saat pori-pori kulit masih terbuka, khususnya di titik nadi seperti leher dan pergelangan tangan. Ia juga memahami pentingnya menyimpan wewangian dengan benar, menghindari paparan sinar matahari langsung, dan menyimpannya pada suhu ruangan. Bagi Afgan, memilih dan memakai parfum adalah keputusan pribadi yang mencerminkan apresiasi terhadap diri, bukan untuk menyenangkan orang lain.
*****
Sejak awal usia belasan penyanyi Afgan mulai suka mengoleskan wewangian di tubuhnya. Pelantun ”Terima Kasih Cinta” ini merasa perlu melakukan hal itu karena ingin nyaman dengan tubuhnya plus untuk menghargai diri sendiri. Dia paling suka dengan wewangian beraroma segar dan ringan sekaligus elegan.
”Saya cenderung suka wewangian yang manly, kalau ada sentuhan wangi bunga atau floral tetap yang fresh dan tidak berlebihan,” kata Afgan di Jakarta, Selasa (18/2/2020).
Afgan bercerita, dia terbiasa memakai wewangian segera sehabis mandi. Menurut dia, saat itu pori-pori kulit dalam keadaan terbuka sehingga wewangian lebih mudah menempel di kulit. Selain itu, dia paling senang menyemprotkan wewangian di titik-titik nadi seperti di kedua pergelangan tangan serta di leher.
Dia paham benar, menyimpan wewangian tak bisa sembarangan seperti botol minyak wangi terkena sorot matahari langsung karena hal itu akan merusak kualitas konsentrat wewangian. Bahkan, Afgan tahu wewangian paling benar disimpan dalam suhu ruangan.
”Setiap kali membeli minyak wangi, selalu atas pilihan dan kesukaan saya sendiri. Bukan pilihan atau pertimbangan orang lain. Memakai wewangian adalah untuk apresiasi serta merawat diri sendiri,” ujar Afgan yakin.
Sumber: Kompas.id, Afgan Suka Parfum, 20 Feb 2020 07:00 WIB