The Brandals, Obsesi Membuat Album Baru dengan Spirit Lama

The Brandals, band rock asal Jakarta yang berdiri sejak 2003, dikenal lewat lirik penuh kritik sosial dan semangat perjuangan. Setelah vakum dua tahun pascakepergian drummer Rully Annash (2014–2016), band ini kembali aktif dengan formasi Eka Annash (vokal), Tony Dwi Setiaji dan Mulyadi (gitar), Radhit Syaharzam (bas), dan Firman Zainudin (drum). Tahun 2020, mereka menyiapkan album kelima dengan bantuan Petra Sihombing, sebagai akumulasi karya dari album sebelumnya. Selain musik, mereka juga merancang film dokumenter, vinil, dan cendera mata. Semangat lama dipertahankan, namun dengan nuansa baru sebagai penanda evolusi musik mereka.

*****

Setelah delapan tahun tidak merilis album, band asal Jakarta, The Brandals, bakal merilis album baru pada 2020. “Untuk album ini kami tetap memberi spirit lama tapi dengan nuansa baru. Penggarapan album itu sudah sampai 80 persen,” ujar Eka Annash, vokalis The Brandals, pada acara Rooftop Gigs di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (16/1/2020) sore.

Eka menambahkan, kemungkinan pihaknya akan melepas beberapa lagu dulu sebagai pembuka sebelum rilis album secara utuh. Album terbaru The Brandals yang proses produksinya dibantu penyanyi Petra Sihombing ini merupakan album kelima yang berisi akumulasi dari album pertama sampai album keempat Brandals. Menurut rencana, album itu akan rilis sebelum Lebaran 2020.

The Brandals merupakan band dengan genre music rock yang berdiri pada 2003. Di mata penggemar, lirik lagu berikut musik yang diusung anak-anak yang lahir dan besar di Jakarta itu kental dengan nuansa perjuangan dan kritik sosial. Ciri itulah yang terus mereka pertahankan.

Band itu kini beranggotakan Eka, Tony Dwi Setiaji (gitar), Mulyadi (gitar), Radhit Syaharzam (bas), dan Firman Zainudin (drum). Mereka sempat vakum selama dua tahun, yakni 2014-2016, setelah pemain drum mereka Rully Annash meninggal dunia karena serangan jantung dan karena kesibukan masing-masing anggota.

The Brandals yang termasuk band indie pertama di Indonesia kembali ke arena dunia hiburan setelah para awak band menyatakan kangen bermusik lagi.

Selain menyiapkan album baru, mereka juga juga akan merilis beberapa karya lain, seperti film dokumenter, vinil, dan produk cendera mata. “Pada 2020 intinya kami fokus buat beresin album sama bisa lebih sering manggung,” tutur Tony. 

Sumber: Kompas edisi 18 Januari 2020 di halaman 12 dengan judul “The Brandals Spirit Lama, Nuansa Baru”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *