
Nadya Arina, Belajar Psikologi
Film Nona menyoroti kesehatan mental, tema yang jarang diangkat di Indonesia. Nadya Arina memerankan Nona, gadis yang diliputi ketakutan setelah sahabatnya meninggal mendadak. Untuk peran ini, Nadya mempelajari psikologi dan berdiskusi dengan psikolog. Nona sering bermonolog dengan sahabat imajiner, menggambarkan kesepian dan keputusasaan. Proses syuting dilakukan di dataran tinggi dengan akses sulit, cuaca dingin, dan kebersamaan kru. Meski proyeknya mendadak dan latihan singkat, Nadya menikmati pengalaman kolaboratif, terlibat memberi masukan, serta belajar banyak. Film ini tayang di Disney Plus Hotstar dan dibintangi aktor lain. Peluncuran virtual berlangsung pada November dua ribu dua puluh. Cerita menekankan empati dan pemulihan emosional manusia.
*****
Film mengenai kesehatan mental belum banyak diproduksi di Indonesia. Lantaran tema tersebut, Nadya Arina (23) mempelajari psikologi dan bertukar pikiran dengan praktisinya. Ia memerankan Nona dalam film dengan judul yang sama mengenai ketakutan gadis itu karena kawan karibnya tiba-tiba meninggal.
”Itu filmku yang pertama tentang kesehatan mental dan psikologinya. Aku juga ketemu psikolog yang kasih informasi,” kata Nadya dalam peluncuran secara virtual Nona, Jumat (6/11/2020). Nona kerap bermonolog, padahal ia sedang berbincang dengan sahabat imajinernya.
Kehilangan teman dekatnya sejak kecil memicu keputusasaan Nona hingga hampir bunuh diri. Saat shooting, Nadya pun yakin bekalnya untuk memahami persoalan itu sudah memadai. Ia justru menganggap kalimat-kalimatnya lebih mudah diucapkan tanpa lawan bicara.
”Kami shooting di dataran tinggi. Desa yang dituju enggak mudah dicapai. Kami bermalam di rumah warga. Tidur pun beramai-ramai di ruang besar,” katanya. Pengalaman pertama Nadya naik gunung itu disertai angin yang sangat kencang dan hawa dingin.
”Proyek itu sebenarnya mendadak banget. Aku kaget waktu ditawari jadi peran utama. Latihan berdialog dengan membaca naskah juga hanya sebentar,” katanya. Nadya tetap senang dengan pengalaman barunya membintangi film yang ditayangkan Disney + Hotstar itu.
”Aku kasih masukan, terlibat penulisan, dan belajar. Enggak ada beban dan gap dengan kru-kru lain. Seperti sudah kenal lama. Pemandangannya pun indah,” kata Nadya. Film itu juga dibintangi Rangga Nattra, Nadine Chandrawinata, dan Tio Pakusadewo.
Sumber: Kompas.id, Nadya Arina Belajar Psikologi, 19 Nov 2020 04:56 WIB
Leave a Reply