Saleh Husin, Tak Tinggal Diam

Di tengah pandemi Covid-19, Saleh Husin (58), mantan Menteri Perindustrian, tetap aktif di luar rumah dengan mematuhi protokol kesehatan. Ia membagikan bansos di Kampung Dadap, Tangerang Selatan, dan memantau kemajuan Universitas Indonesia sebagai Ketua Majelis Wali Amanat. Selain itu, Saleh aktif sebagai Koordinator Tim Ahli Wakil Presiden Ma’ruf Amin, memberi masukan, dan berinteraksi dengan mantan Wapres Jusuf Kalla. Untuk menjaga kebugaran, ia rutin bersepeda bersama teman. Aktivitasnya mencakup pekerjaan serius, sosial, dan rekreasi, sehingga ia tetap sehat, ceria, dan semangat menghadapi pandemi.

*****

Di tengah pandemi Covid-19, Saleh Husin (58), mantan Menteri Perindustrian, tak cuma diam dan tinggal di rumah. Berbagai aktivitas, mulai dari yang serius hingga santai, dilakukannya di luar rumah. Namun, ia tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker dan jaga jarak. ”Dari sepedaan hingga bekerja,” katanya, Senin (8/6/2020).

Sebagai Managing Director dan Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, ayah tiga anak kelahiran Pulau Rote, NTT, 58 tahun silam itu ikut membagikan bansos ke warga di Kampung Dadap, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu lalu. ”Saya ingin ikut merasakan kesulitan mereka pada saat Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Saleh juga mengurus kemajuan kampus Universitas Indonesia sebagai Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia yang baru. Sebagai Koordinator Tim Ahli Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Saleh juga terus bertemu dan berkomunikasi dengan timnya untuk memberi masukan ke Wapres. Bahkan, sebagai mantan anak buah, ia juga menyempatkan berlebaran dengan mantan Wapres Jusuf Kalla.

”Selain ngobrol panjang lebar, saya sampaikan juga salam hormat Wapres Ma’ruf sebagai pimpinan baru saya. Pertemuan dengan Pak JK, saya sampaikan waktu halalbihalal daring dengan Pak Wapres Ma\’ruf dan jajaran Sekretariat Wapres, pekan lalu,” tutur Saleh.

Tentu, yang tak ketinggalan untuk menjaga kebugaran, anak nelayan dan penjual kue itu juga bersepeda. ”Saya bareng teman yang hobi memotret, kami bersepeda hingga ke pusat kota. Jadi, olahraganya dapat, rekreasinya juga dapat. Kami memang perlu keseimbangan agar tetap ceria, semangat, dan sehat setiap hari,” katanya terkekeh.

Sumber: Kompas.id, Saleh Husin Tak Tinggal Diam, 18 Jun 2020 02:26 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *