
H.E.R, Menandai Sejarah
Penyanyi dan penulis lagu peraih Grammy, H.E.R (22), memperkenalkan lagu baru berjudul “I Can’t Breathe” pada episode iHeartRadio’s Living Room Concert Series, Rabu (10/6/2020), yang direkam di studio Brooklyn, New York. Lagu ini terinspirasi dari peristiwa kematian George Floyd dan gelombang protes yang muncul. Liriknya, seperti pada chorus, mengekspresikan rasa sakit dan permohonan keadilan: “I can’t breathe / You’re taking my life from me / I can’t breathe / Will anyone fight for me?”. H.E.R menjelaskan lagu ini lahir dari refleksi atas kejadian saat ini dan harapan akan perubahan. Ia berharap musik dapat menjadi sarana perubahan dan penyembuhan, sekaligus menandai sejarah.
*****
Penyanyi dan penulis lagu peraih Grammy Awards, H.E.R (22), memperkenalkan lagu baru berjudul ”I Can’t Breathe”. Lagu itu dibawakan oleh H.E.R di salah satu episode iHeartRadio’s Living Room Concert Series pada Rabu (10/6/2020) malam waktu setempat.
Penampilan H.E.R saat membawakan ”I Can’t Breathe” tersebut direkam di sebuah studio rekaman di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. H.E.R mengatakan, judul lagu ini terinspirasi dari peristiwa yang terjadi baru-baru ini dan memunculkan gelombang protes menyusul kematian George Floyd.
Judul lagu ”I Can’t Breathe” merujuk pada peristiwa yang sangat menyakitkan sekaligus membuka pikiran. Simak cuplikan liriknya pada bagian chorus: ”I can’t breathe/ You’re taking my life from me/ I can’t breathe/ Will anyone fight for me?”
Menurut H.E.R, lirik lagu itu seolah mengalir begitu saja untuk ditulis karena muncul dari pembicaraan tentang hal yang sedang terjadi saat ini, rekaman ingatan tentang apa yang telah terjadi, dan perubahan yang ingin dilihat banyak orang.
”Menurutku, musik sangat powerfull saat tiba pada perubahan dan penyembuhan. Itulah kenapa aku menulis lagu itu, untuk menandai sejarah. Aku harap lagu ini bisa melakukan itu,” ujar pelantun lagu ”Hard Place” dan ”I’m Not Okay” ini.
Sumber: Kompas.id, H.E.R Menandai Sejarah, 17 Jun 2020 05:00 WIB
Leave a Reply