Joaquin Phoenix, Membawa Isu Keberagaman di BAFTA 2020

Joaquin Phoenix menerima penghargaan Aktor Terbaik di ajang BAFTA ke-73 yang digelar di London, 2 Februari 2020. Dalam pidatonya, ia menyoroti kurangnya keberagaman di industri film dan mengkritik sistem yang tidak inklusif terhadap orang berkulit berwarna. Phoenix menyampaikan keprihatinan dengan nada serius, bahkan mengaku malu menjadi bagian dari masalah tersebut. Aksinya menuai sorak-sorai dari penonton. Uniknya, ia sempat meninggalkan panggung tanpa membawa pialanya, lalu kembali setelah dipanggil. Sikapnya menunjukkan keberanian dalam menggunakan panggung penghargaan untuk menyuarakan isu penting.

*****

Kali ini, penghargaannya diraih dari British Academy Film Awards (BAFTA) ke-73 yang berlangsung di Royal Albert Hall, London, Minggu (2/2/2020). Dia merasa terhormat mendapat penghargaan tersebut. Di acara itu, Phoenix mengutarakan keresahannya terhadap kurangnya keberagaman dalam industri film. “Aku benci mengatakannya, karena begitu banyak rekan aktorku yang tidak memiliki keistimewaan yang sama,” kata Joaquin.

Tidak tampak raut ceria di wajahnya saat naik ke panggung. “Saya pikir, kita telah mengirim pesan yang jelas kepada orang-orang dengan kulit berwarna yang tidak kalian sambut di sini. Saya tidak berpikir semua orang membutuhkan perlakuan istimewa, ini bukan penghukuman diri sendiri, karena saya malu merasa bagian dari masalah ini,” ungkap Phoenix.

Setelah berpidato dan disambut sorak-sorai meriah dari penonton, aktor itu pun turun meninggalkan podium tanpa membawa piala penghargaannya. Lalu, dia kembali lagi ke panggung setelah dipanggil untuk membawa pialanya.

Sumber: Kompas edisi 04 Februari 2020 di halaman 12 dengan judul “Joaquin Phoenix, Isu Keberagaman “.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *