Indische Party, Ekspresi Simpati

Band Indische Party mengekspresikan duka lewat lagu Duka Akhir Kemarau yang awalnya dibuat pada 2018 tanpa lirik. Lagu itu disempurnakan setelah drumer Tika Pramesti kehilangan ibunda tiga hari sebelum pernikahannya dengan vokalis Japs Shadiq pada Juli 2019. Mereka bahkan menikah di depan jenazah almarhumah. Lirik yang ditulis Japs merefleksikan kesedihan mendalam sekaligus simpati bagi mereka yang kehilangan keluarga, terutama saat pandemi. Bersama Warman Nasution, Andre Idris, dan Jacobus Dimas, band ini menyiapkan album ketiga yang ditargetkan rilis akhir 2021, setelah sebelumnya merilis album Analog.

*****

Indische Party mengekspresikan kegundahannya dengan merilis ”Duka Akhir Kemarau”. Lagu berdurasi hampir 4 menit itu dibuat pada tahun 2018, tetapi belum dilengkapi lirik. Kedukaan lantas menginspirasi band tersebut untuk menyempurnakan karyanya.

Pada pertengahan Juli 2019, Tika Pramesti berencana melangsungkan pernikahannya. Tak dinyana, tiga hari sebelum perhelatannya, drumer Indische Party itu kehilangan ibunda. Ia dan vokalis grup tersebut, Japs Shadiq menikah di depan jenazah almarhumah.

Bait-bait kepiluan kemudian melengkapi ”Duka Akhir Kemarau”. Tika yang menggubah lagu tersebut mengungkapkan kejujuran duka teramat dalam dan menyertai penulisannya. ”Japs yang menciptakan liriknya,” katanya di Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Indische Party mengekspresikan simpati kepada mereka yang kehilangan keluarganya saat pandemi dengan merilis nyanyian tersebut. ”Waktu menikah, kami mengawalinya dengan kesedihan. Tika pun masih diselubungi duka untuk waktu yang cukup lama,” kata Japs.

Indische Party yang juga beranggotakan gitaris Warman Nasution dan Andre Idris, serta basis Jacobus Dimas itu memulai peluncuran lagu-lagu sebelum memungkasinya dengan menerbitkan album ketiga. Proyek itu sudah rampung 50 persen dan diharapkan terealisasi pada akhir tahun 2021.

Album sebelumnya, Analog, diproduksi pada tahun 2016. Mereka beraksi lagi setelah melepas ”Tell Me What To Do” pada tahun 2019. Indische Party lalu menawarkan warna musik baru lewat ”Duka Akhir Kemarau”, lagu pertamanya sejak pagebluk merebak.

Sumber: Kompas.id, Indische Party Ekspresi Simpati, 22 Jul 2021 07:35 WIB

Author photo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *