Mahen, Mengungkap Cerita Kehidupan di Album Perdana

Penyanyi Mahen (26) merilis album perdana Sebuah Cerita pada 2021, berisi 10 lagu termasuk lima singel sebelumnya seperti Pura-Pura Lupa dan Cinta Selesai. Album ini menjadi pencapaian besar baginya, ibarat “ijazah sarjana” sebagai musisi. Diproduksi selama satu tahun di masa pandemi, album ini menceritakan suka duka hidup Mahen, terinspirasi lagu galau Glenn Fredly, sehingga memperkuat citranya sebagai sad boy. Mahen ingin pendengar ikut terhanyut dalam perasaannya. Selama proses rekaman, banyak cerita lucu, misalnya menunda lagu Luka Yang Kurindu karena suara terganggu setelah makan pedas.

*****

Setelah beberapa tahun berkarier di dunia musik, penyanyi Mahen (26) akhirnya menelurkan album perdana bertajuk Sebuah Cerita (2021). Merilis album untuk kali pertama tentu menjadi pengalaman berarti bagi penyanyi dengan nama asli Petrus Mahendra ini.

”Ini sebuah big achievement buat aku, bisa punya karya album sendiri. Umpamanya seperti punya ijazah sarjana sebagai musisi, wah, senang banget, sih, akhirnya punya full album sendiri,” kata Mahen dengan bahagia, di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Sebuah Cerita berisi 10 lagu, termasuk lima singel yang telah Mahen rilis sebelumnya, seperti ”Pura-Pura Lupa”, ”Datang untuk Pergi”, dan ”Cinta Selesai”. Sisanya adalah lagu baru yang dibuat Mahen dalam kurun waktu dua bulan. Di bawah naungan Indosemar Records, produksi album ini memakan waktu sekitar satu tahun di tengah pandemi.

Menurut Mahen, album ini menceritakan suka duka kehidupan yang dijalaninya. Salah satu inspirasinya adalah lagu-lagu galau mendiang Glenn Fredly. Alhasil, album ini semakin mengukuhkan citra Mahen sebagai seorang sad boy alias penyanyi spesialis lagu-lagu patah hati.

”Kalau aku pribadi justru senang dengan image sad boy karena jadi membagikan perasaanku yang bisa mewakili perasaan pendengar lain lewat karyaku. Aku pengen teman-teman yang mendengarkan lagu bisa ikut trenyuh,” tuturnya.

Banyak cerita lucu saat Mahen menggarap album Sebuah Cerita. Salah satunya adalah ketika pemuda ini harus menunda rekaman lagu ”Luka Yang Kurindu” selama satu sampai dua jam. Mahen ternyata sempat makan makanan pedas sehingga suaranya jadi tidak maksimal. Ada-ada saja.

Sumber: Kompas.id, Mahen Mengungkap Cerita Kehidupan di Album Perdana, 04 Jun 2021 06:33 WIB

Author photo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *