John Legend, Kecam Kejahatan Anti-Asia

Kekerasan terhadap komunitas Asia-Amerika di Amerika Serikat terus meningkat, memicu kecaman dari sejumlah selebritas, termasuk John Legend. Ia mengecam penembakan di spa Atlanta, Georgia, yang menewaskan delapan orang, enam di antaranya perempuan Asia-Amerika. Insiden ini terjadi di tengah lonjakan kejahatan rasial anti-Asia selama pandemi Covid-19. Studi menunjukkan kejahatan kebencian terhadap warga Asia-Amerika naik 149 persen pada 2020, meski kejahatan rasial secara umum menurun. Stop AAPI Hate mencatat hampir 3.800 laporan sejak Maret 2020. Retorika rasis, termasuk dari mantan Presiden Donald Trump, dinilai memperparah sentimen kebencian tersebut.

*****

Kekerasan terhadap komunitas Asia di Amerika Serikat terus membuncah. Sejumlah selebritas mengungkapkan kekhawatiran dan mengecam fenomena keji yang belum terlihat akan berhenti itu. Salah satunya adalah penyanyi John Legend (42).

Legend mengecam kejahatan terhadap komunitas Asia menyusul terjadinya penembakan di sebuah kawasan spa di Atlanta, Georgia, Selasa (16/3/2021). Dalam insiden itu, delapan orang meninggal, termasuk enam perempuan Asia-Amerika. FBI dilaporkan telah terlibat dalam penyelidikan kasus ini.

Serangan itu terjadi di tengah peningkatan tajam kejahatan terhadap orang Asia-Amerika selama pandemi Covid-19. ”Benar-benar mengerikan. Mengirim dukungan kepada semua orang tercinta dari mereka yang nyawanya diambil,” cuit Legend di Twitter, Rabu (17/3/2021), ketika menanggapi cuitan penulis Roxane Gay yang mengecam kejahatan rasial terhadap orang Asia di AS.

Studi baru dari Center for the Study of Hate and Extremism di California State University, San Bernardino, menemukan, meskipun tingkat keseluruhan kejahatan rasial di AS turun 7 persen pada 2020, kejahatan rasial anti-Asia melonjak sebesar 149 persen.

”Bangsa kita perlu memperhitungkan peningkatan ancaman yang ditujukan kepada saudara dan saudari Asia-Amerika kita,” lanjut Legend.

Stop AAPI Hate, lembaga sosial yang melacak kejahatan rasial terhadap komunitas Asia dan Kepulauan Pasifik di AS, mencatat hampir 3.800 laporan insiden kebencian yang menargetkan orang Asia-Amerika sejak Maret 2020. 

Mantan Presiden AS Donald Trump dinilai terlibat berkontribusi dalam mendorong sikap bermusuhan terhadap komunitas Asia-Amerika selama setahun terakhir menjabat. Ia sering menggunakan frasa seperti ”Kung Flu” dan merujuk Covid-19 sebagai ”Virus China”.

Sumber: Kompas.id, John Legend Kecam Kejahatan Anti-Asia, 18 Mar 2021 17:01 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *