Sri Mulyani, Teringat Kebaya Ibu dan Eyang

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaknai kebaya sebagai lebih dari sekadar busana, melainkan simbol peradaban, keindahan, dan kepribadian perempuan Indonesia. Ia mengenang ibunda dan eyang putrinya yang kerap mengenakan kebaya dalam keseharian. Menurutnya, kebaya mencerminkan keanggunan, kebanggaan budaya, serta kreativitas wanita Nusantara, terlebih jika dipadukan dengan perhiasan karya perajin lokal. Sri Mulyani menilai buku Kisah Kebaya karya Didiet Maulana sebagai perjalanan kultural bernilai estetika, sekaligus sarana diplomasi budaya Indonesia. Ia berharap buku tersebut menginspirasi generasi muda untuk mengapresiasi kekayaan budaya bangsa.

*****

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati langsung teringat akan ibunda dan eyang putri ketika membahas tentang kebaya. Baginya, kebaya bukan sekadar busana perempuan Indonesia, melainkan representasi peradaban dan keindahan negeri ini.

”Saya ingat ibu dan eyang memakai kebaya dalam berbagai kesempatan. Eyang putri tiap hari pakai kebaya. Kain dengan wiron, wanginya masih terbayang,” kata Sri Mulyani saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku Kisah Kebaya karya desainer Didiet Maulana.

Menurut Sri Mulyani, kebaya bukan hanya baju atau pakaian, melainkan perjalanan kultural dan kepribadian wanita Indonesia. Dengan mengenakannya, perempuan Indonesia menampilkan keanggunan dan kebanggaan atas budayanya. ”Dikombinasikan dengan perhiasan karya perajin Nusantara yang cantik, jadi ekspresi peradaban dan keindahan,” ujarnya.

Buku Kisah Kebaya, bagi Sri Mulyani, merupakan kisah perjalanan dan penelitian kultural dalam balutan estetika dan romantika. Buku itu bisa menjadi pengingat betapa kaya kebudayaan dan peradaban Nusantara.

”Buku ini juga bisa jadi alat diplomasi internasional, bagaimana Indonesia mempresentasikan wajah dan kecantikannya di mata dunia. Kebaya mencerminkan betapa besarnya inovasi, evolusi, dan kreativitas berbusana wanita Indonesia,” katanya.

Sri Mulyani berharap Kisah Kebaya menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda, untuk mengapresiasi kekayaan budayanya. ”Jadi hadiah di tengah pandemi,” katanya.

Sumber: Kompas.id, Sri Mulyani Teringat Kebaya Ibu dan Eyang, 22 Jan 2021 05:13 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *