
Ardhito Pramono, Pukulan Keras
Ardhito Pramono (25) menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam kampanye #IndonesiaButuhKerja. Ia menyadari kekeliruannya, meminta maaf, dan mengembalikan seluruh imbalan yang diterima. Ardhito mengaku kejadian ini menjadi pukulan besar dan pelajaran penting untuk lebih selektif terhadap tawaran pekerjaan maupun teman. Ia menegaskan dirinya adalah musisi, bukan pendengung, dan ingin memberi pengaruh lewat karya musik. Pada 22 Agustus 2020, Ardhito merilis video penampilannya di Java Jazz Festival 2020, yang menjadi penampilan langsung terakhir sebelum pandemi, menampilkan 11 lagu bersama Ron King Big Band di kanal YouTube Sony Music Indonesia.
*****
Belakangan ini, nama penyanyi Ardhito Pramono (25) hangat diperbincangkan publik terkait ”kampanye” #IndonesiaButuhKerja. Menyadari kealpaannya, Ardhito menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan telah mengembalikan imbalan yang diterimanya dari kampanye tersebut.
Belajar dari peristiwa itu, Ardhito mengatakan, ia akan lebih selektif dan berhati-hati dalam segala hal. ”Kejadian ini menjadi pukulan yang keras banget buat saya,” ungkap Ardhito, Minggu (16/8/2020), di Jakarta.
Ardhito menuturkan, kejadian itu bermula dari tawaran teman lamanya. Dengan niat membantu sang teman, Ardhito pun menyanggupi dan tak meminta imbalan besar. Namun, ternyata hal itu berujung runyam. ”Ke depan, lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih teman juga penting. Kejadian ini membuat saya lebih belajar lagi,” tambah pelantun ”Say Hello” dan ”Fine Today” ini. Dia menegaskan, dirinya adalah musisi, bukan pendengung dan ingin memiliki pengaruh melalui karya musiknya.
Sabtu, 22 Agustus 2020, penyanyi yang berada di bawah label Sony Music Indonesia ini merilis video penampilannya di Java Jazz Festival 2020. Ini adalah penampilan langsung terakhirnya sebelum pandemi Covid-19. Video yang dirilis di kanal Youtube Sony Music Indonesia ini menyuguhkan penampilan Ardhito bersama Ron King Big Band membawakan 11 lagu, seperti ”925” dan ”Plaza Avenue”.
Sumber: Kompas.id, Ardhito Pramono Pukulan Keras, 22 Agt 2020 05:00 WIB
Leave a Reply