
Sal Priadi, Bertahan dengan Bermain Jazz
Musisi Sal Priadi tetap aktif berkarya di tengah pandemi dengan mengeksplorasi genre baru, termasuk jazz, untuk mewarnai lagu-lagunya. Ia merilis singel “Misteri Minggu Pagi” awal Oktober 2020, yang menjadi bagian dari mini album Kumpulan Lagu Cinta Vol. 1, juga berisi singel “Irama Laot Teduh”. Lagu ini menceritakan pengalaman jenaka seorang pria menunggu balasan pesan dari gadis yang baru dikencani, dengan nuansa jazz fusion untuk memberi kesan serius. Sal menggandeng pianis Otta Tarega untuk menguatkan warna musiknya. Lewat karya ini, ia ingin tetap semangat menghadapi pandemi sekaligus memberi inspirasi dan hiburan bagi pendengar.
*****
Untuk bertahan di tengah pandemi, tiap orang memiliki caranya masing-masing. Begitu pula dengan musisi Sal Priadi (28). Sepanjang pandemi ini, Sal tetap aktif bermain musik dan menciptakan karya. Bahkan, ia mempelajari genre baru yang kemudian dimanfaatkan untuk mewarnai lagu barunya. Hal ini sekaligus menjadi penyemangatnya menghadapi pandemi yang belum usai.
”Musik itu, kan, tanpa batas, ya. Aku enggak mau juga jadi terbatas. Makanya nyoba juga main Jazz dibantu beberapa teman. Ternyata asyik juga. Pandemi jangan bikin kita jadi terbataslah,” ujar Sal pada Jumat (16/10/2020).
Lewat semangatnya itu, lahir kembali satu lagu berjudul ”Misteri Minggu Pagi” yang dirilis awal Oktober 2020. Lagu ini akan masuk dalam minialbum Kumpulan Lagu Cinta Vol 1 yang juga berisi singel lainnya bertajuk ”Irama Laot Teduh”. Untuk memperkuat nuansa jazz fusion yang diinginkannya dan juga tengah disukainya ini, Sal menggandeng pianis Otta Tarega yang juga pernah membantunya.
Lagu ”Misteri Minggu Pagi” ini berkisah tentang seorang pria yang menunggu balasan pesan yang dikirim kepada gadis yang baru dikencaninya. Sayangnya, pesan itu tak berbalas. ”Pasti banyak yang pernah mengalami ini. Liriknya sengaja dibuat jenaka dengan diksi kasual. Tapi, pilihan menggunakan Jazz ini biar, dapat kesan seriusnya,” ujar Sal.
Ia berharap lagu ini tak hanya menjadi semangat bagi dirinya, tetapi juga menjadi semangat bagi para pendengarnya.
Sumber: Kompas.id, Sal Priadi Bertahan dengan Bermain Jazz, 18 Okt 2020 05:44 WIB
Leave a Reply