Dita Soedarjo, Melelang Kenangan

Dita Soedarjo, CEO Haagen Dazs dan penulis Dignity, mengikuti lelang bersama BenihBaik.com dengan melepas kebaya dan batik yang ia kenakan saat bertunangan dengan Denny Sumargo pada 2018. Meski hubungan mereka kandas, Dita memilih melelang setelan itu sebagai simbol untuk melangkah dan “let go”. Hasil lelang akan disumbangkan bagi remaja perempuan yang membutuhkan konseling psikologis. Ia juga menyiapkan barang lain untuk dilelang, termasuk gaun dan sepatu. Selain itu, Dita aktif mengadakan seminar daring dan membagikan kebutuhan pokok. Pendiri BenihBaik.com, Andy F Noya, menyebut langkah Dita sebagai inspirasi yang mengubah kesedihan menjadi kepedulian.

*****

Chief Executive Officer Haagen Dazs dan penulis buku Dignity, Dita Soedarjo, turut bergabung dalam lelang bersama BenihBaik.com. Ia melego kebaya berikut bawahan batik saat bertunangan dengan pebasket dan aktor Denny Sumargo pada Agustus 2018.

Hubungan mereka lantas kandas. Dita memilih setelan itu karena ingin terus melangkah. Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. ”Semua proses yang sudah dilalui baik buat kita. Mengajarkan kita kalau hidup itu harus let go (biarkan berlalu),” katanya di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Dita belum bisa memasuki jenjang yang lebih serius, tetapi pengalaman itu membuatnya lebih kuat. Ia juga ingin membantu remaja perempuan. ”Hasil lelang akan saya donasikan untuk mereka yang membutuhkan konseling intensif dengan psikolog,” ujarnya.

Bagi sebagian masyarakat, mungkin patah hati bukan masalah serius, melainkan banyak individu memerlukan dukungan untuk memulihkan batinnya. ”Semula saya memilih buku. BenihBaik.com lalu menyarankan saya melelang barang yang punya cerita,” katanya.

Dita juga memiliki sejumlah barang yang bisa dilelang dengan harga mulai Rp 10 juta. Gaun hitam dengan sepatu stiletto dengan merek Sergio Rossi turut dilelang. Belakangan ini, ia pun sering mengadakan lokakarya, seminar secara daring, dan membagikan kebutuhan pokok.

Pendiri BenihBaik.com, Andy F Noya, menyambut baik inisiatif Dita yang dianggap positif dan mengganti kesedihannya menjadi upaya inspiratif. ”Ia mengubah kejadiannya sebagai titik tolak dukungan untuk sesama,” ucapnya.

Sumber: Kompas.id, Dita Soedarjo Melelang Kenangan, 01 Sep 2020 19:55 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *