
Abdul Halim Iskandar, Peduli dengan Perempuan Kepala Keluarga
Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan kepala keluarga. Ia terinspirasi dari ibunya yang menjadi kepala keluarga sejak ayahnya meninggal 1991. Halim meminta pemerintah desa melibatkan perempuan kepala keluarga dalam program dana desa dan memastikan mereka tercatat sebagai penerima BLT selama pandemi Covid-19. Tercatat 2.426.707 kepala keluarga perempuan menerima BLT, namun 69 persen sebelumnya belum terdaftar program bantuan sosial. Halim menekankan desa sebagai garda terdepan pembangunan dan berkomitmen membantu warga, termasuk saat seorang pendamping desa di Jambi menjadi korban perampasan motor oleh begal.
*****
Berbicara soal perempuan kepala keluarga bukanlah hal yang baru bagi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar (58). Sebab, ibu dari menteri yang akrab disapa Gus Halim juga bagian dari perempuan kepala keluarga.
”Ayah saya sudah meninggal sejak tahun 1991,” ungkapnya, pekan lalu.
Sebagai menteri, dia pun meminta pemerintah desa melibatkan perempuan kepala keluarga dalam kegiatan pemberdayaan yang menggunakan dana desa. Halim juga meminta agar dipastikan perempuan kepala keluarga masuk dalam pendataan penerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa pada masa pendemi Covid-19 ini.
Alhasil, Kementerian Desa PDTT pun menemukan ada 2.426.707 kepala keluarga perempuan (31 persen) penerima BLT dana desa. Dan, dari jumlah itu, ditemukan 69 persen perempuan kepala kelurga selama ini belum terdaftar sebagai penerima program bantuan sosial.
Sebagai Menteri Desa PDTT, hal itu membuat Halim justru semakin bersemangat untuk berbuat lebih banyak untuk desa. Baginya, desa adalah garda terdepan pembangunan. ”Suasana desa memberikan situasi tersendiri bagi saya. Makanya, saya senang bisa kerja di kementerian ini meskipun masalahnya kompleks karena yang diurus ada 74.953 desa dengan berbagai latar budaya,” ujar Halim yang diangkat menjadi menteri saat menjabat Ketua DPRD Jawa Timur.
Pertengahan Juli 2020, saat ada seorang perempuan pendamping desa di Jambi dirampas sepeda motornya oleh begal, Halim pun langsung menelepon yang bersangkutan. ”Kita ini padha manungsa, padha susahnya, berempati dengan nasib yang lainnya,” katanya.
Sumber: Kompas.id, Abdul Halim Iskandar Peduli dengan Perempuan Kepala Keluarga, 11 Agt 2020 05:00 WIB
Leave a Reply