
Salman Aristo, Memanfaatkan Fitur Tatap Muka Daring
Salman Aristo, penulis skenario dan pendiri Wahana Kreator, memanfaatkan fitur tatap muka daring selama pandemi Covid-19 untuk berdiskusi dan mencari ide. Ia aktif membuka kelas penulisan kreatif dan kelas penulisan skenario film secara daring. Pada awal penyelenggaraan, muncul berbagai perilaku lucu dari peserta yang belum terbiasa, seperti mengikuti kelas sambil tiduran, makan, atau bahkan berjalan dengan ponsel. Namun, kebiasaan ini dapat diatasi dengan aturan yang konsisten. Selain kelas berbayar, Salman juga rutin melakukan IG Live untuk membahas film. Meski gratis, kegiatan itu tetap memberi inspirasi baginya.
*****
Semasa pandemi Covid-19, booming pemanfaatan fitur tatap muka daring dianggap suatu kondisi normal baru. Penulis skenario, sutradara, produser film, sekaligus pendiri Wahana Kreator, Salman Aristo, termasuk salah satu yang ikut memanfaatkan peluang teknologi tersebut.
Ia menggelar perbincangan daring di akun media sosial sebagai pencarian dan pengayaan ide serta pengetahuan. Bersama Wahana Kreator, Salman juga produktif membuka kelas-kelas ajar penulisan kreatif.
”Kalau masih di awal-awal begini terlihat kebiasaan atau perilaku mereka, peserta kegiatan-kegiatan daring tadi sering ada yang lucu-lucu. Mungkin karena belum semua paham harus bagaimana. Jadi, kadang ada saja kejadian unik terutama saat menyelenggarakan kelas (webinar) dengan jumlah peserta banyak,” ujar Salman saat dihubungi, Sabtu (9/5/2020).
Mula-mula ada beberapa peserta yang berpenampilan terlalu kasual, ikut kelas sambil tidur-tiduran atau makan dan minum. Ada juga yang malah sambil berjalan-jalan lantaran dia juga memakai gawai telepon seluler. Namun, selama pihak penyelenggara konsisten menerapkan aturan main, ”gegar kebiasaan” seperti itu bisa dihilangkan.
Wahana Kreator Salman menggelar sejumlah kelas penulisan kreatif secara daring berbayar, juga kelas penulisan naskah skenario film. Sebelum masa pandemi, kelas ini dilakukan dengan tatap muka fisik.
Salman juga punya saluran IG Live untuk membahas seputar film. Walau tak berbayar, Salman merasa cukup banyak menuai inspirasi pada kegiatan ini.
Sumber: Kompas edisi 10 Mei 2020 di halaman 6 dengan judul “Punya Pilihan”.
Leave a Reply