Shanty, Terpaksa Mengungsi
Penyanyi Shanty yang tinggal di Hong Kong terpaksa kembali ke Indonesia akibat wabah Covid-19 dan menetap sementara di Bali. Di sana, ia tetap berlatih vokal, baik secara langsung maupun melalui aplikasi, untuk menjaga kualitas suaranya. Menurutnya, vokal seperti otot yang perlu terus dilatih agar tidak kehilangan kekuatan. Shanty kembali tampil di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 bersama Marcell, membawakan lagu lama mereka “Hanya Memuji” dengan aransemen baru. Meski kini fokus sebagai ibu rumah tangga, Shanty mengaku ingin kembali berkolaborasi dan aktif di dunia musik.
*****
Shanty yang sehari-hari kini tinggal di Hong Kong terpaksa kembali ke Tanah Air lantaran wabah Covid-19. Penyanyi itu menetap untuk sementara waktu di Bali. ”Sudah agak lama juga karena mengungsi. Di Bali, saya belajar vokal. Mempertahankan kualitas bernyanyi,” ucapnya.
Penyebaran penyakit itu berangsur meluas sejak Januari 2020. Shanty yang ditemui sebelum berpentas di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 mengatakan, di Bali, ia juga menggunakan aplikasi untuk berlatih menyanyi.
”Lama banget saya enggak konser. Pemanasannya, di Hong Kong pun saya tetap latihan nyanyi karena senang meski enggak setiap hari,” ujarnya. Shanty yang kini fokus menunaikan tugasnya sebagai ibu rumah tangga mengibaratkan vokal sebagai otot. Jika lama tak berolahraga, otot bakal mengendur.
”Kekuatan pun hilang,” kata Shanty yang datang ke Jakarta khusus untuk tampil di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 bersama Marcell. Mereka menyanyikan lagu yang diluncurkan 20 tahun lalu, ”Hanya Memuji” dengan aransemen berbeda sekitar pukul 21.30.
Penari latar dengan kipas meramaikan konser yang berlangsung selama sekitar satu jam itu. Shanty pun mengungkapkan minatnya untuk kembali berkolaborasi. ”Pengin banget,” ucap Shanty yang juga bintang film dan satu manajemen dengan Marcell.
Sumber: Kompas.id, Shanty Terpaksa Mengungsi, 10 Mar 2020 13:56 WIB