Vanesha Prescilla, Campur Aduk antara Sedih dan Lega

Menjelang penayangan Milea: Suara dari Dilan, Vanesha Prescilla merasakan perasaan campur aduk—sedih karena trilogi Dilan berakhir, namun juga lega telah menyelesaikan proses syuting. Memerankan Milea sejak Dilan 1990 dan Dilan 1991, tantangan utama bagi Vanesha adalah memainkan emosi. Ia mengaku akan sangat merindukan suasana syuting bersama pemain dan kru yang sudah seperti keluarga. Film ini disutradarai Fajar Bustomi dan diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq. Vanesha berharap penonton menikmati film ini sebagaimana dua film sebelumnya, yang masing-masing meraih jutaan penonton di bioskop seluruh Indonesia.

*****

Perasaan Vanesha Prescilla campur aduk menjelang pemutaran perdana film Milea: Suara dari Dilan. Dia sedih, tetapi juga lega dengan berakhirnya trilogi film Dilan yang dibintanginya tersebut.

Berperan sebagai Milea, Vanesha mengaku tantangan di film ini adalah dalam memainkan emosi. Hal itu dinilai tidak jauh berbeda dengan tantangan di film sebelumnya, Dilan 1990 pada 2018 dan Dilan 1991 pada 2019.

”Sedih karena film Dilan akan segera berakhir. Namun, ia juga lega telah menyelesaikan semua proses shooting-nya,” ujarnya di Grha Kompas Gramedia, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/2/2020).

Di Bandung, Vanesha mengikuti kegiatan promosi film tersebut. Dalam promosi itu, hadir pula pemeran film lainnya, di antaranya Iqbaal Ramadhan (pemeran Dilan), Zulfa Maharani (Rani), dan Giulio (Anhar).

Kesedihan Vanesha tidak hanya karena berakhirnya film yang digarap Fajar Bustomi dan Pidi Baiq sebagai penulis novel Dilan. Vanesha mengaku, ia akan sangat merindukan shooting bersama pemeran dan kru film tersebut.

”Kami bukan hanya teman, melainkan sudah seperti keluarga. Pasti akan merindukan kerja bareng lagi,” ujarnya.

Film Milea: Suara dari Dilan akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai Kamis (13/2/2020). Menurut rencana, para pemeran film itu akan berkeliling ke sejumlah bioskop untuk menyapa penonton.

Vanesha berharap penonton dapat menikmati film tersebut seperti dua film terdahulu. Film Dilan 1990 meraup jumlah penonton 6,3 juta orang dan Dilan 1991 dengan 5,2 juta penonton.

Sumber: Kompas.id, Vanesha Prescilla: Campur Aduk antara Sedih dan Lega, 13 Feb 2020 05:00 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *