Madonna, Batalkan Dua Konser di London

Madonna membatalkan dua dari tiga konsernya di London karena kondisi lutut dan pinggang yang belum pulih. Ia hanya tampil sekali dari jadwal tiga konser di Palladium. Meski tampil energik, Madonna mengaku masih menjalani enam jam terapi setiap hari. Pada konser itu, penonton diminta menyimpan ponsel, membuatnya merasa cemas tak ada yang memotret. Madonna juga bercerita soal kesepiannya saat pindah ke Portugal tahun 2017 demi mendukung anaknya, David, menjadi pemain sepak bola. Dari rasa kesepian, Madonna menemukan inspirasi dan persahabatan di klub musik fado, yang kemudian memengaruhi karyanya.

*****

Sebelumnya, dia sudah menjadwalkan tiga tur Madame X di Palladium, London, Inggris. Ternyata, dia hanya bisa memenuhi satu konser yang berlangsung Rabu (29/1/2020) lalu.

“Untuk melakukan tiga kali pertunjukan dalam satu waktu, terlalu membebani badan saya yang sedang sakit. Dokter menyarankan saya bisa beristirahat satu hari setiap kali pertunjukan, tetapi sepertinya saya tidak bisa mengatur waktunya karena dalam sehari, saya menjalani enam jam pengobatan,” kata Madonna, melalui Instagram, Sabtu (1/2/2020).

Akibat cedera lutut, Madonna membatalkan 10 dari 93 konser turnya. . Pada konser pekan lalu, Madonna memberikan pengalaman konser yang unik di London, yang disebutnya intim dan mendebarkan. Meskipun terlihat energik saat tampil, Madonna mengakui sebenarnya dia belum merasa baik di bagian lutut dan pinggang. Dia sempat minta dibawakan kursi ke panggung saat menyapa penggemarnya.

Di konser itu, para penonton diminta untuk menyimpan ponsel dalam kantong tertutup. Namun, Madonna mengakui dirinya cemas tanpa ponsel di dekatnya.

“Saya sedikit panik. Rasanya seperti, \’Mengapa tidak ada yang mengambil fotoku?” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Madonna menceritakan, saat pindah ke Lisabon, Portugal tahun 2017, dirinya kesepian dan panik. Dia pindah untuk mendukung putranya David sebagai pemain sepak bola. “Ya, saya seorang ibu pemain sepak bola,” ujarnya.

Bagi Madonna, ternyata tidak mudah terpisah jauh dengan keluarganya di Amerika Serikat. Untungnya, dia menemukan persahabatan dan rezeki di klub fado Portugal. “Dari merasa kesepian, saya mengubahnya menjadi sesuatu yang baik,” katanya.

Sumber: Kompas edisi 03 Februari 2020 di halaman 12 dengan judul “Madonna, Batal Konser “.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *