Happy Salma, Kolaborasi dengan Seniman Ubud, Bali

Happy Salma memproduseri pertunjukan seni ”Taksu Ubud” di Ubud, Bali, bekerja sama dengan seniman musik, teater, lukis, dan tari. Pertunjukan hasil kolaborasi Titimangsa Foundation dan Direktorat Jenderal Kebudayaan disiarkan daring di kanal Youtube Budaya Saya hingga 12 Juli 2021. Happy terdorong membuat proyek ini karena pandemi Covid-19 membatasi ruang ekspresi seni. Aktris Christine Hakim dan Reza Rahadian menjadi tokoh sentral, didukung seniman Bali, termasuk Dayu Ani, I Wayan Sudirana, Arsa Wijaya, Dewa Ayu Eka Putri, dan Made Sukadana.

*****

Aktris Happy Salma (41) baru saja selesai menggarap ”Taksu Ubud”, pertunjukan seni para seniman di Ubud, Bali. Ia berkolaborasi dengan banyak seniman di sana, mulai dari seniman musik, teater, lukis, hingga tari.

”Ini memperkaya pengalaman seni. Saya jadi belajar banyak tentang spontanitas, berkesenian, dan belajar bahwa budaya bukan sekadar tempelan, melainkan merasuk menjadi bagian diri mereka (masyarakat Ubud). Disorot atau tidak, ada pandemi atau tidak, mereka tetap berkesenian,” kata Happy, Selasa (6/7/2021).

”Taksu Ubud” merupakan pertunjukan seni hasil kerja sama antara Titimangsa Foundation dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pertunjukan ini disiarkan secara daring mulai Selasa hingga 12 Juli 2021 di kanal Youtube Budaya Saya.

Happy terdorong memproduseri pertunjukan ini setelah melihat dampak pandemi Covid-19 di Bali. Ruang-ruang ekspresi seni menjadi terbatas. Ia lalu mengajak seniman-seniman lain membuat proyek pertunjukan seni.

Aktris Christine Hakim dan Reza Rahadian turut terlibat. Mereka berperan sebagai dua tokoh sentral di pertunjukan ini. Seniman-seniman Bali juga terlibat, seperti Dayu Ani, I Wayan Sudirana, Arsa Wijaya, Dewa Ayu Eka Putri, dan Made Sukadana.

”Kalau tidak pandemi, mungkin saya tidak akan membuat pertunjukan ini karena semuanya sibuk. Di kondisi pandemi, kerja kolaborasi sangat dibutuhkan. Saya juga jadi berani mengangkat pertunjukan tradisi. Biasanya pertunjukan yang diangkat Titimangsa lebih ke arah pertunjukan populer dan kontemporer,” kata Happy.

Sumber: Kompas edisi 09 Juli 2021 di halaman 16 dengan judul “Happy Salma, Kolaborasi “.

Author photo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *