Scott Merrillees, Manusia Indonesia dalam Kartu Pos Lawas
Scott Merrillees, penulis dan kolektor kartu pos kuno asal Australia, meluncurkan buku keempatnya Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900–1945 pada Januari 2021. Berbeda dari buku sebelumnya yang fokus pada Jakarta, buku ini menampilkan wajah manusia Indonesia sebelum kemerdekaan, dari Aceh hingga Papua, lengkap dengan pakaian adat masing-masing. Sampulnya menampilkan anak-anak sekolah di Bandung membaca koran Bintang Hindia (1915), melambangkan bangsa cerdas dan berbudaya. Scott menekankan dignity dan keberagaman Indonesia serta nilai Bhinneka Tunggal Ika. Koleksi ribuan kartu posnya ia kumpulkan selama 30 tahun, sebagian besar dari Eropa, dan buku ini tersedia di Indonesia maupun luar negeri.
*****
Penulis, kolektor, dan peneliti kartu pos kuno Indonesia asal Australia, Scott Merrillees, pada Januari 2021 meluncurkan bukunya yang keempat, Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900-1945. Bukunya menampilkan wajah sampul kartu pos bergambar anak-anak sekolah di Bandung, Jawa Barat, yang sedang membaca koran Bintang Hindia dengan cap pos bertanggal 19 Januari 1915.
”Saya sengaja menampilkan kartu pos itu sebagai sampul karena itu mewakili wajah Indonesia di masa depan. Bangsa yang cerdas, dengan harga diri yang kuat, dan mengakar pada kebudayaannya,” kata Scott.
Buku yang keempatnya ini sangat berbeda dengan tiga buku sebelumnya tentang kartu pos Indonesia yang menyorot wajah kota Jakarta di masa lampau. Kali ini, Scott menampilkan koleksi kartu pos yang khusus bergambar foto beragam manusia Indonesia sebelum era kemerdekaan. Manusia Nusantara dari Pulau Weh di DI Aceh hingga Merauke di Papua, tampil amat memikat, dengan pakaian sehari-hari khas adat masing-masing.
”Kartu pos yang saya pilih menampilkan orang-orang Indonesia dengan dignity-nya. Saya pun menyadari dari koleksi ini terlihat sekali Bhinneka Tunggal Ika itu sungguh luar biasa. Kini, orang Indonesia disatukan oleh bahasa Indonesia,” kata Scott yang fasih berbahasa Indonesia.
Buku terbaru Scott tersebut sudah bisa diperoleh di Indonesia, selain juga diedarkan di luar negeri. Scott memiliki ribuan lembar kartu pos yang ia kumpulkan selama lebih dari tiga dekade. Scott sendiri pernah tinggal di Jakarta selama sekitar 30 tahun sejak 1989. Ia berburu kartu pos kuno bermuatan gambar tentang Indonesia dari sejumlah negeri selain Indonesia sendiri, dan terutama banyak dari daratan Eropa. (SF)
Sumber: Kompas.id, Scott Merrillees Manusia Indonesia dalam Kartu Pos Lawas, 02 Feb 2021 05:32 WIB
Leave a Reply