Gol A Gong, Kesempatan Terakhir untuk ”Balada Si Roy”

Gol A Gong akhirnya merestui novel Balada Si Roy diangkat ke layar lebar setelah bertahun-tahun tertunda. Sejak terbit 1989, banyak tawaran film atau sinetron ditolaknya untuk menjaga imajinasi Roy tetap utuh. Proyek film baru terlaksana setelah kru meyakinkan Gong, meski sempat tertunda dua tahun. Ia aktif memberi masukan pada skenario, pemilihan pemain, dan busana, serta mengaitkan cerita dengan situasi kini, mendorong generasi muda menikmati dunia nyata, bukan hanya gadget. Gong menyebut film ini kesempatan terakhir untuk mewujudkan mimpinya dan berterima kasih kepada komunitas Sahabat Roy dari berbagai kota atas dukungannya.

*****

Setelah bukunya diluncurkan pertama kali tahun 1989, Balada Si Roy karya Gol A Gong (57) difilmkan. Alih wahana tersebut sudah berkali-kali hendak digarap, tetapi selalu terkendala. Penulis bernama asli Heri Hendrayana Harris itu bahagia karyanya diangkat ke layar lebar.

”Dulu, banyak yang menawarkan novel itu dijadikan film dan sinetron, tetapi saya tolak,” kata Gong saat dihubungi di Serang, Banten, Selasa (22/12/2020). Ia mengamati sejumlah karya sastra yang berganti media tetapi mengecewakan penggemarnya.

”Waktu itu, passion (keinginan) saya enggak ke sana. Saya rawat saja imajinasi supaya Roy lestari dalam benak pembaca,” katanya. Ia kemudian mendirikan Rumah Dunia, bangunan untuk meningkatkan literasi. Gong membuka kesempatan untuk kemitraan.

”Saya punya idealisme, tetapi butuh dana. Pertama, batal karena krisis moneter. Pernah juga sejak awal sudah gontok-gontokan. Gagal lagi,” katanya.

Ia akhirnya diyakinkan untuk merestui produksi sinema setelah beberapa kru film mendatanginya. Proyek itu pun tertunda dua tahun sebelum direalisasikan.

Gong turut menyampaikan masukan mengenai skenario, seleksi pemain, hingga busana. Ia juga menautkan film itu dengan situasi terkini. Generasi muda diajak tak melulu menunduk menatap gawainya, tetapi keluar dan menyadari keindahan dunia.

”Mimpi jadi nyata, tetapi saat ini pun ada pandemi. Sekarang kesempatan terakhir. Kalau enggak jadi juga, lebih baik saya peti eskan saja Roy dalam pikiran pembaca,” katanya. Gong pun mengucapkan terima kasih kepada Sahabat Roy berbagai chapter, seperti Bandung, Serang, Lampung, dan Banjarmasin.

Sumber: Kompas.id, Gol A Gong Kesempatan Terakhir untuk ”Balada Si Roy”, 29 Des 2020 05:04 WIB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *