
Jonathan Kuo, Tetap Semangat
Pianis klasik Jonathan Kuo tetap aktif berkarya selama pandemi dengan menggelar tiga resital daring di kanal YouTube Jakarta Conservatory of Music, membawakan karya Mozart, Bartok, dan Schumann. Meski tak bisa tampil langsung, ia tetap bersemangat mempersiapkan pertunjukan dan latihan harian untuk repertoar baru. Sebagai Young Steinway Artist yang telah meraih berbagai kompetisi internasional, Jonathan merasakan perbedaan performa online, seperti interaksi terbatas dengan penonton dan kualitas suara. Namun, resital daring memberi keuntungan karena tayangan bisa diulang, sekaligus menjadi contoh bagi banyak orang dalam memperhatikan detail permainan pianonya.
*****
Pianis klasik Jonathan Kuo tetap aktif berkarya dengan tiga kali menggelar resital secara daring selama pandemi Covid-19 ini. Dalam tayangan langsung resital piano yang digelar di kanal Youtube Jakarta Conservatory of Music, misalnya, Jonathan tampil solo membawakan beberapa karya dari tiga komponis, yaitu Mozart, Bartok, dan Schumann.
Penonton yang tak lagi bisa menikmati resital klasik secara langsung selama masa pandemi disuguhi alunan musik indah seperti karya Johannes Brahms’, ”Four Ballades, Op. 10”; Wolfgang Amadeus Mozart’s, ”Fantasy in C Minor”, dan Robert Schumann’s, ”Carnaval Op. 9”. ”Memang berbeda suasananya, tetapi saya tetap semangat untuk mempersembahkan yang terbaik,” ujar Jonathan saat dihubungi, Minggu (20/12/2020).
Sebagai pianis dari Young Steinway Artist yang telah meraih penghargaan dari berbagai kompetisi internasional, seperti The Virginia Waring, Kawai Asia, Chopin ASEAN, dan Thailand Chopin International Piano Competition, Jonathan mengaku sangat kangen untuk tampil langsung di hadapan penonton. Karena itu, ia terus memotivasi dirinya untuk tampil sempurna dan tetap mempersiapkan diri untuk pertunjukan langsung yang diharapkan bisa digelar tahun depan.
Tiap hari, Jonathan belajar dan berlatih repertoar baru untuk mendongkrak kemampuannya memainkan musik. ”Perbedaannya, jelas. Saya tidak bisa merasakan kehadiran penonton secara langsung, tidak bisa interaksi dengan penonton dan sesama pemain. Dan yang yang paling berbeda adalah output suara dari resital online ini jauh berbeda dengan resital offline,” kata Jonathan.
Namun, tampil secara daring tetap membawa keuntungan tersendiri karena penontonnya bisa mendengarkan tayangan tersebut berulang kali. ”Dan yang membuat semangat, saya banyak dijadikan percontohan orang dengan melihat detail-detail permainan saya,” kata Jonathan.
Sumber: Kompas.id, Jonathan Kuo Tetap Semangat, 23 Des 2020 05:10 WIB
Leave a Reply