
Laleilmanino, Bikin Lagu Itu Jodoh-jodohan
Sejak 2013, Anindyo Baskoro (Nino), Arya Aditya Ramadhya (Lale), dan Ilman Ibrahim berkolaborasi sebagai Laleilmanino, menghasilkan sekitar 90 lagu untuk 40 musisi. Ilman dan Lale menekankan bahwa mereka fokus pada pembuatan lagu, bukan penampilan. Proses kreatif mereka fleksibel; terkadang butuh hampir sehari tanpa hasil, tapi bisa juga menciptakan empat sampai lima lagu dalam satu jam. Pembuatan lagu bersifat kolaboratif, dengan Nino menulis lirik cepat setelah Ilman dan Lale mengirim musik. Mereka menghargai ego masing-masing, berhenti saat mandek, dan sering membuat lagu tanpa target musisi tertentu, menjadikan kreativitas sebagai prioritas utama.
*****
Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya, dan Ilman Ibrahim sudah bekerja sama untuk membuat lagu dan memproduseri penyanyi sejak tahun 2013. Kolaborasi yang tergabung dalam Laleilmanino itu sudah membuat sekitar 90 lagu untuk 40 musisi.
”Kami enggak perform (tampil) meski sekali-sekali bolehlah,” kata Ilman seraya tertawa di sela-sela sesi edukasi yang ditayangkan di situs Pop Hari Ini, Rabu (7/10/2020). Penikmat musik bakal mafhum dengan gurauan itu karena Ilman adalah kibordis Maliq & D’Essentials.
Sementara Arya yang akrab disapa Lale adalah gitaris grup musik tersebut. Publik juga mengenal Anindyo yang kerap dipanggil Nino sebagai vokalis RAN. ”Pada dasarnya, kami suka bikin lagu, tapi kayak tiga kepala dalam satu badan. Jadi, kami bagi kerjaan,” kata Ilman.
Lama menggubah lagu tak tentu. Laleilmanino pernah berkutat hampir satu hari hingga pagi buta, tetapi hasilnya nihil. ”Bisa juga, baru pegang gitar sudah dapat ide. Malah, empat sampai lima lagu sudah dibikin dalam satu jam. Bikin lagu itu jodoh-jodohan,” ujar Lale.
Nino tidak hadir dalam sesi tersebut, tetapi ia dihubungi secara daring. Trio itu menayangkan pembuatan lagu untuk penyanyi yang belum bisa disebutkan namanya. Ilman dan Lale mengirimkan musik kepada Nino yang menunjukkan kepiawaiannya dengan meminta waktu lima menit saja untuk menulis lirik.
”Semua punya ego, tapi malah seru. Kami menghargai ego masing-masing. Kalau mandek, kami stop dulu. Mesti banyak dengar lagu untuk buka jalan lagi,” ucap Ilman. Laleilmanino juga sering membuat lagu tanpa berpikir untuk langsung menawarkannya kepada musisi tertentu.
Sumber: Kompas.id, Laleilmanino Bikin Lagu Itu Jodoh-jodohan, 16 Okt 2020 05:17 WIB
Leave a Reply