
Abimana Aryasatya, Mirip Beruang
Abimana Aryasatya tampil lebih gempal dalam serial Serigala Terakhir sebagai Alex, mantan narapidana yang kembali terjebak konflik mafia. Berat badannya naik dibanding perannya di Gundala karena tuntutan karakter yang lebih kuat dan berwibawa. Abimana melatih fisik berfokus pada kekuatan, menambah kumis tebal dan rambut cepak untuk kesan lebih intens. Ia menggali sisi emosional karakter yang dipenuhi kemarahan akibat masa lalu kelam. Tantangan peran ini besar, tetapi Abimana senang dapat menghadirkan hiburan bermakna bagi penonton generasi kini melalui serial yang tayang di Vidio mulai 25 September 2020.
*****
Abimana Aryasatya terlihat kian gempal dalam serial Serigala Terakhir. Maklum saja, ia memerankan Alex yang baru keluar dari penjara seusai menebus kesalahannya 10 tahun lalu. Tubuh aktor itu lebih besar ketimbang saat bermain dalam film Gundala (2019).
”Waktu main jadi Gundala, jauh lebih kurus. Sekarang, berat badan saya naik banyak,” katanya saat konferensi pers Serigala Terakhir, Senin (21/9/2020). Kelanjutan dari film berjudul sama yang dirilis tahun 2009 itu dapat ditonton lewat platform streaming Vidio mulai 25 September 2020.
”Kayak badak. Gede banget. Bisa juga mirip beruang. Cuma, beruang yang baik hati, imut, dan lucu. Enggak, ya?” ujar Abimana sambil tertawa. Alex sudah insaf, tetapi terseret dalam pusaran konflik antarkelompok mafia sehingga harus membela diri.
”Dia itu bulk (besar) karena ngangkatnya lebih ke strength (kekuatan). Dikasih makan terus sama Tommy (sutradara Serigala Terakhir Tommy Dewo), saya jadi gede,” katanya. Ia pun mengolah fisiknya agar tampak lebih kuat dengan kumis tebal dan rambut cepak.
”Supaya seramnya intens. Saya ambil bagian dari diri sendiri yang pernah dirasakan dan direfleksikan lalu dimasukkan dalam karakter itu,” katanya. Alex masih dipenuhi kemarahan karena dibelit urusan yang belum dituntaskan. Persoalan itu akan terungkap di episode terakhir.
”Kalau diceritakan Alex waktu kecil mungkin balans. Kekerasan, tidak diterima lingkungan, dan butuh pembuktian. Ia selalu terbawa masalah-masalah itu,” ujarnya. Tantangan yang dihadapi Abimana sangat besar, tetapi ia senang bisa menyuguhkan hiburan tersebut untuk generasi saat ini.
Sumber: Kompas.id, Abimana Aryasatya Mirip Beruang, 08 Okt 2020 04:47 WIB
Leave a Reply