
Sissy Prescillia, Ambang Batas
Sissy Prescillia merasa terkurung saat harus lama tinggal di rumah akibat pandemi Covid-19, karena biasanya sibuk bepergian ke berbagai negara. Rutinitas siaran pagi pukul 07.00–10.00 membantunya tetap waras. Sebagai orang dengan kecenderungan obsessive compulsive disorder, rumah berantakan membuatnya frustrasi, apalagi sang suami lebih santai menghadapi kekacauan. Alih-alih terus stres, Sissy memilih bersyukur dan menyalurkan energi melalui hobi memasak, mencoba hidangan baru seperti lobster, serta memberi makan ayam peliharaannya. Aktivitas sederhana ini memberinya ketenangan dan cara untuk beradaptasi dengan pembatasan sosial yang membatasi mobilitasnya.
*****
Biasa bepergian membuat artis Sissy Prescillia merasa benar-benar terkurung ketika harus lama tinggal di rumah selama pandemi Covid-19. Salah satu hal yang membuatnya merasa tetap waras adalah rutinitas kesibukan yang dijalaninya sebagai penyiar setiap pagi, dari pukul 07.00 hingga 10.00.
Sebelum merebaknya Covid-19, Sissy memang sedang sibuk bepergian ke berbagai negara. Tiba-tiba pandemi datang. ”Kayak dikurung. Mau gila sudah di ambang batas,” kata Sissy dalam perbincangan dengan Sineas Mira Lesmana dan sahabat sesama pemeran Film Ada Apa Dengan Cinta di tayangan Cabin Fever di akun Instagram Miles Film, beberapa waktu lalu.
Tinggal di rumah memang menyisakan tantangan luar biasa bagi Sissy. Apalagi, ia mengaku dirinya tergolong orang yang punya kecenderungan obsessive compulsive disorder dengan ciri sangat mencintai kebersihan dan kerapian. Lego mainan kedua puteranya yang berantakan di lantai saja bisa membuatnya pusing tujuh keliling.
Rasa frustasinya makin menjadi karena sang suami, Pembalap Rivat Sungkar, lebih santai ketika melihat rumah berantakan. ”Rivat enggak bantu, bilang ’slow down\’. Ya, enggak bisa. Siapa yang mau beresin rumahnya? Jadi tegang,” tambah Sissy.
Alih-alih terus-menerus frustrasi, Sissy kemudian memilih mensyukuri hidupnya. Pelariannya, selain tetap siaran, juga dengan memupuk hobi memasak.
Ia mulai memasak hidangan yang belum pernah diolah sebelumnya, seperti lobster. Kedamaian pun ditemukannya dari memberi makan ayam peliharaan pada sore hari.
Sumber: Kompas.id, Sissy Prescillia Ambang Batas, 27 Jun 2020 05:00 WIB
Leave a Reply