
Juliari P Batubara, Tetap Jaga Stamina walau ”Blusukan” Bagi-bagi Bansos
Selama pembatasan sosial pandemi Covid-19, Menteri Sosial Juliari P. Batubara tetap harus bekerja di luar rumah untuk memastikan distribusi bantuan sosial berjalan lancar. Ia rutin turun ke lapangan, mengunjungi balai rehabilitasi sosial dan bertemu kelompok rentan seperti pemulung, anak jalanan, serta korban PHK. Meski aktif blusukan, ia disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, rutin mencuci tangan, dan langsung mandi setelah bepergian. Untuk menjaga stamina, Juliari berolahraga minimal tiga kali seminggu serta mengonsumsi madu dan multivitamin. Ia juga pernah berkonsultasi secara virtual dengan dokter dan menilai kebiasaan itu cocok untuk era normal baru.
*****
Pembatasan sosial berskala besar pada masa pandemi Covid-19 yang memaksa semua orang tinggal di rumah membuat ruang gerak terbatas. Namun, sebagai pejabat negara, Menteri Sosial (47) Juliari Peter Batubara (47) tidak bisa hanya diam di rumah. Sebagai pemimpin di kementerian yang bertanggung jawab atas distribusi bantuan sosial, Juliari tidak bisa hanya bekerja dari rumah.
Selain tetap masuk kantor seperti biasa, Juliari selama dua bulan terakhir malah sering keluar rumah dan kantor, blusukan, mengecek dan menyalurkan bantuan sosial (bansos) ke sejumlah tempat. Selain mengunjungi balai rehabilitasi sosial, dia juga turun bertemu langsung masyarakat kelompok rentan penerima bantuan, seperti pemulung, anak jalanan, korban pemutusan hubungan kerja, serta mendatangi balai rehabilitas sosial.
Meski demikian, protokol kesehatan tetap dipatuhi Juliari. Menggunakan masker yang benar dan cuci tangan setiap saat wajib dilakukannya setiap kali keluar rumah dan kantor. ”Saya sih prinsipnya tetap harus pakai masker yang benar dan segera cuci tangan. Begitu sampai rumah atau kantor langsung mandi. Tapi saya juga berpikir positif, kalau memang badan enggak terlalu fit, agak meriang, dan mules, saya enggak memaksakan diri turun ke lapangan,” katanya kepada Kompas lewat telepon, Senin (8/6/2020) di Jakarta.
Untuk menjaga stamina, Juliari tetap berolahraga. Seminggu paling tidak minimal tiga kali berjalan kaki keliling kompleks perumahan. Biasanya olahraga dilakukan saat akhir pekan, Sabtu dan Minggu, minimal satu jam. ”Harus dipaksakan olahraga. Jalan kadang sendirian, kadang sama istri. Tapi tetap pakai masker, ha-ha,” katanya.
Selain rutin olahraga, Juliari juga mengakui selama pandemi ini dia akhirnya mengonsumsi madu dan multivitamin. ”Terus terang dulu enggak minum multivitamin, tapi dalam situasi sekarang, suka enggak suka, perlu tambahan kekebalan tubuh,” katanya.
Oh ya, Juliari mengakui beberapa waktu lalu dia sempat merasa kurang sehat, dan akhirnya untuk pertama kali dia berkonsultasi secara virtual dengan dokter. Oleh dokter, dia disarankan minum parasetamol 500 gram. Bagi Juliari, konsultasi virtual lama-lama itu bisa menjadi kebiasaan di era new normal. Ha-ha-ha….
Sumber: Kompas.id, Juliari P Batubara Tetap Jaga Stamina walau ”Blusukan” Bagi-bagi Bansos, 15 Jun 2020 12:04 WIB
Leave a Reply